Tutur

Kisah Madrasah yang Hilang Di Terjang Banjir Aceh

Bencana yang terjadi pada November 2025 itu sungguh memilukan melanda Kawasan Sumatra di bagian utara antara lain Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan lain-lain.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda itu merupakan salah satu bencana hidrometeorologi paling masif dalam beberapa tahun terakhir. Faktor pemicu utamanya adalah curah hujan ekstrem akibat anomali iklim serta kemunculan Siklon Tropis Senyar di Selat Malaka dan Siklon Tropis Koto di Laut Sulu.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah warga meninggal mencapai 1.140 orang, hilang 163 orang, dan 399 ribu orang mengungsi.

Bangunan rusak, pemukiman lebih dari 166.925 unit rumah dilaporkan rusak (mencakup rusak ringan, sedang, hingga hancur total/hanyut). Fasilitas Pendidikan sebanyak 3.188 sekolah/fasilitas pendidikan terdampak dan sempat melumpuhkan aktivitas belajar mengajar. Fasilitas Umum & Kesehatan: 215 fasilitas kesehatan serta 803 rumah ibadah mengalami kerusakan.

Juga akses transportasi, sedikitnya 97 jembatan rusak/putus dan 99 titik jalan nasional/provinsi terputus akibat longsor.

Dari sekian bangunan yang rusak atau rubuh, termasuk juga Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya Aceh yang hilang diterjang banjir.

 

Mulai Dibangun Lagi.

Madrasah yang hilang pada akhir November 2025 mulai dibangun kembali. Proses pembangunan gedung baru ini telah berjalan sejak sebulan yang lalu.

“Tahapan pembangunan kembali MIN 5 Pidie Jaya ini sudah berlangsung sekitar sebulan lalu,” kata Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, di Banda Aceh, Jumat, (12/6/2026) seperti dikabarkan laman Kemenag.

Azhari menyebut, proses pembangunan gedung baru madrasah tersebut berada di lahan seluas 6.200 meter persegi, terpaut sekitar 300 meter dari lokasi MIN lama yang kini telah berubah menjadi sungai. “Pembangunan MIN ini sekarang baru tahap penimbunan tanah, sekitar 70 persen yang sudah tertimbun,” ujarnya.

Selama pembangunan berlangsung, para siswa tetap melakukan proses pembelajaran di bangunan sementara yang telah dipilih.

Menteri Agama memberikan semangat kepada para siswa MIN 5 Pidie Jaya, Aceh, (18/12/2025).(Foto: Dok. Humas Kemenag)

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam akan mengucurkan bantuan dana sebesar Rp12 miliar untuk MIN 5 Pidie Jaya. Ia menjelaskan bahwa anggaran tersebut akan digunakan untuk mendanai seluruh pembangunan fisik hingga penyediaan fasilitas (meubelair) baru sekolah tersebut.

“Alhamdulillah MIN 5 Pidie Jaya segera dibangun, terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama masyarakat yang telah ikhlas menghibahkan tanahnya,” kata Azhari.

Menteri Agama memberikan semangat kepada para siswa MIN 5 Pidie Jaya, Aceh, (18/12/2025)

Sebagai informasi, lokasi pembangunan kembali MIN 5 Pidie Jaya ini dibangun di atas tanah hibah dari sejumlah masyarakat Aceh, salah satunya Nur Azizah (istri mantan Kakanwil Kemenag Aceh 2014-2020). Begitu juga dengan master plan gedung baru madrasah tersebut yang juga dibantu oleh Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.

Pemerintah Aceh (Dinas Perkim), masyarakat umum, Satgas PRR Sumatera, dan Kanwil Kemenag Aceh juga turut ambil bagian dalam proses penimbunan tanah gedung MIN 5 Pidie Jaya.

Sekretaris Dirjen Pendidikan Islam Arskal Salim turut mengapresiasi kepada seluruh masyarakat Aceh, khususnya di Seunong karena turut ambil peran menghibahkan tanah mereka demi pendidikan agama dan KUA.

Editor

Recent Posts

Grab Bintang 5 Awards 2026, Kemenpar: Dorong Kuliner Lokal Naik Kelas

Grab Bintang 5 Awards 2026 sebagai upaya mendorong pelaku usaha kuliner terus meningkatkan kualitas layanan…

3 jam ago

Haji 2026: Sebanyak 79.438 Orang Jemaah Dipulangkan

SATUJABAR, MAKKAH – Haji 2026 memasuki tahap akhir pemulangan jemaah dan petugas haji. Pada Jum’at…

3 jam ago

Hari Jadi Bogor 544: Layani 544 Pemohon pada Akhir Pekan

SATUJABAR, BOGOR – Hari Jadi Bogor ke-544 menghadirkan pelayanan spesial bagi warga Kota Bogor khususnya…

3 jam ago

Piala Dunia 2026: Qatar Imbangi Swiss 1-1

SATUJABAR, SAN FRANCISCO - Piala Dunia 2026 berlangsung 11 Juni- 19 Juli 2026 waktu setempat…

3 jam ago

Australia Open 2026: Daftar Pemain Indonesia di Final

SATUJABAR, JAKARTA – Australia Open 2026 berlangsung 9 - 14 Juni 2026 di Quaycentre, Olympic…

3 jam ago

Australia Open 2026: Alwi Farhan Lolos ke Final

SATUJABAR, JAKARTA – Australia Open 2026 berlangsung 9 - 14 Juni 2026 di Quaycentre, Olympic…

15 jam ago

This website uses cookies.