Berita

Kilang Balongan Kumpulkan Donasi Santuni Anak Yatim di Indramayu

Santunan kepada anak-anak yatim ini merupakan bentuk kepedulian sosial para pekerja Kilang Pertamina Balongan.

SATUJABAR, INDRAMAYU — Aksi berbagi kepada sesama guna menjaring keberkahan, rutin dilakukan oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan. Aksi berbagi ini turut dilaksanakan hingga level komunitas pekerja dari Bagian RCC dan Oil Movement. Komunitas ini tergerak mengumpulkan donasi untuk menyantuni anak-anak yatim di sekitar wilayah operasi Kilang Balongan.

Dari Bagian RCC Fungsi Produksi 1 Kilang Balongan, donasi yang berhasil dikumpulkan sebesar  Rp 15 juta yang telah disalurkan dalam giat santunan kepada  30 anak.

Kemudian bagian Oil Movement Fungsi Produksi 2 juga turut mengumpulkan donasi sebesar Rp 43,5 juta yang disalurkan kepada 87 anak yatim yang berada di sekitar wilayah operasi  Kilang Pertamina Balongan. Selain santunan untuk anak yatim, bagian Oil Movement Kilang Pertamina Balongan juga turut mengumpulkan donasi sebesar Rp 5 juta untuk disalurkan pada penanganan bencana banjir.

Jika digabungkan, maka total donasi yang dikumpulkan dari dua bagian di Kilang Pertamina Balongan untuk santunan dan bencana banjir  ini mencapai Rp 63,5 juta.

Section Head Oil Movement PT KPI RU VI Balongan Wawan Darmawan menuturkan, kegiatan berbagi dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim ini merupakan bentuk kepedulian sosial para pekerja Kilang Pertamina Balongan yang bertujuan untuk mencari berkah sekaligus berbagi kebahagiaan kepada anak yatim.

“Kita harapkan kegiatan ini dapat menguatkan iman dan takwa dan menguatkan ukhuwah Islamiah,” ujar Wawan.

Sementara Section Head RCC PT KPI RU VI Balongan Prasojo Dwi Cahyopramono mengatakan, santunan anak yatim ini merupakan ikhtiar para pekerja Kilang Balongan untuk mengetuk “pintu langit” melalui doa anak-anak yatim agar operasional Kilang Pertamina Balongan diberi keamanan dan kelancaran dan seluruh pekerja diberikan kesehatan dan keselamatan.

“Semoga santunan dan bingkisan yang diberikan ini memberikan manfaat kepada anak-anak yatim,” kata Prasojo.

Terpisah Area Manager Communication, Relation and CSR PT KPI RU VI Balongan Mohamad Zulkifli menyampaikan apresiasi kepada para pekerja di bagian RCC dan Oil Movement yang dengan ketulusan hati menyisihkan sedikit dana untuk menyantuni anak-anak yatim di Indramayu.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk jalinan silaturahmi kepada masyarakat di sekitar Kilang Balongan yang dapat menjaga hubungan baik kepada masyarakat.

“Ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial Pertamina kepada masyarakat sekitar, kami berharap masyarakat turut mendoakan keselamatan Kilang Balongan dan turut menjaga kondusifitas kilang sebagai objek vital nasional,” ujar Zulkifli. (yul)

Editor

Recent Posts

Rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah-Putih, Dibutuhkan 30 Ribu Formasi

SATUJABAR, JAKARTA--Pemerintah membuka rekrutmen untuk posisi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah-Putih tahun 2026. Rekrutmen secara resmi…

42 menit ago

Kasus Kekerasan Seksual Online Naik Setiap Tahun, Kemkomdigi Pelototi Kinerja Platform Digital

Pemerintah mengawasi lebih ketat platform digital, memastikan setiap penyelenggara sistem elektronik menjalankan tanggung jawabnya dalam…

1 jam ago

Kemkomdigi Beri Peringatan Terakhir Bagi Wikimedia Sebelum Diblokir

Jika dalam 7 hari kerja Wikimedia tidak juga mendaftar PSE sesuai dengan hukum yang berlaku…

2 jam ago

Kemenpora Masuk 5 Besar Kementerian Berkinerja Terbaik Versi Cyrus Network

Menpora: Hasil survei ini merupakan motivasi bagi seluruh jajaran Kemenpora untuk terus meningkatkan kualitas layanan…

2 jam ago

Menperin Optimistis Industri TPT Tetap Jadi Sektor Sunrise

Khusus untuk industri TPT, sepanjang tahun 2025 mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,55% (year-on-year), dengan nilai ekspor…

2 jam ago

Pemkab Cirebon Terima Dubes Bulgaria, Bahas Kerja Sama Ekonomi

Bupati Imron menegaskan bahwa Kabupaten Cirebon memiliki peluang besar untuk berkembang, terutama setelah ditetapkan sebagai…

2 jam ago

This website uses cookies.