(Foto: Dok. KONI)
JAKARTA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menegaskan pentingnya persatuan dan tata kelola yang baik dalam organisasi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) guna melahirkan petinju-petinju Indonesia yang mampu berprestasi di tingkat dunia.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) PP Pertina Tahun 2025 yang digelar di Hotel Acacia, Jakarta, pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 30 dari 34 Pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina dari seluruh Indonesia.
“Langkah pertama harus bersatu,” tegas Marciano dalam pidato pembukaannya, seraya mengingatkan seluruh jajaran pengurus Pertina, baik yang akan terpilih di tingkat nasional maupun yang hadir dari tingkat provinsi.
Pentingnya Pembinaan dari Level Amatir
Marciano juga menekankan bahwa proses pembinaan atlet harus dimulai dari tinju amatir sebagai fondasi utama menuju jenjang profesional.
“Pembinaan tinju yang benar itu dari amatir, baru nanti jadi petinju profesional,” ujarnya.
Marciano kemudian menyebut sejumlah nama besar yang telah mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia dan berangkat dari tinju amatir, seperti Ellyas Pical (Juara Dunia IBF Kelas Bantam Yunior), Nico Thomas (Juara Dunia IBF Kelas Terbang Mini), Chris John (Juara Dunia WBA Kelas Bulu), Mohamad Rachman (Juara Dunia IBF dan WBA Kelas Terbang Mini), serta Daud Yordan (Juara Dunia IBO Kelas Bulu).
“Saudara-saudara berada di organisasi olahraga yang memiliki sejarah besar,” ucap Marciano merujuk pada Pertina yang telah berdiri sejak 30 Oktober 1959. “Dengan perjalanan panjang tersebut, seharusnya Pertina mampu menghasilkan prestasi membanggakan.”
Tata Kelola dan Organisasi Bermartabat Jadi Kunci
Marciano menekankan bahwa kunci kebangkitan tinju nasional adalah perbaikan tata kelola organisasi, bukan semata pada sisi teknis semata.
“Untuk bisa mengembalikan kejayaan tinju Indonesia, yang harus kita benahi adalah tata kelola organisasinya. Hanya dengan organisasi Pertina yang tertata dan bermartabat, Pertina bisa produktif mengantar atlet meraih juara,” tegasnya.
Pertina Satu-Satunya Induk Organisasi Tinju Amatir
Sementara itu, Ketua Caretaker PP Pertina, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum II KONI Pusat, menjelaskan bahwa Munaslub Pertina 2025 mengusung tema:
“Bersatu Selamatkan Pertina dan Tingkatkan Prestasi Tinju Indonesia.”
Ia kembali menegaskan posisi Pertina sebagai satu-satunya organisasi resmi pembina tinju amatir yang diakui oleh KONI.
“Hanya ada satu induk organisasi tinju amatir anggota KONI, yakni Pertina,” tegas Soedarmo. “Kepada seluruh KONI Provinsi juga telah ditegaskan bahwa Pertina adalah satu-satunya organisasi pembina cabang olahraga tinju amatir.”
Soedarmo juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung Ketua Umum Pertina terpilih agar mampu membawa organisasi ke arah yang lebih solid dan berprestasi.
“Saya berharap Ketum PP Pertina nantinya dapat membangun sinergitas dan soliditas Pertina di seluruh Indonesia,” tutupnya.
SATUJABAR, CIAMIS--Puluhan orang yang melempari Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ditangkap polisi. Aksi pelemparan…
SATUJABAR, JAKARTA--Presiden Prabowo Subianto telah memberi arahan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima…
SATUJABAR, BANDUNG--Sebanyak 65 orang ditangkap polisi dalam aksi demo berakhir rusuh di kawasan Gedung DPRD…
SATUJABAR, BANDUNG – Real Madrid sukses memetik kemenangan atas Mallorca pada laga kandang di La…
SATUJABAR, JAKARTA – Seluruh wakil Indonesia gagal di kejuaraan dunia bulu tangkis Total Energies BWF…
SATUJABAR, BANDUNG--Aksi demonstrasi di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat, 29 Agutus 2025, rusuh. Aksi…
This website uses cookies.