Gaya Hidup

Kementerian Ekraf Ingin Turnamen Game Internasional Jadi Panggung Produk Kreatif Lokal

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, membahas peluang kolaborasi antara PUBG MOBILE dengan pelaku ekonomi kreatif Indonesia sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis IP (Intellectual Property), teknologi, dan komunitas. Wamen Ekraf ingin agar produk lokal Indonesia muncul di setiap ajang internasional.

“Kami mendukung dan siap mengkoneksikan ekosistem gim ini dengan subsektor lain seperti brand fashion dan kuliner lokal agar mereka bisa ikut memperlihatkan jenama mereka dan berkolaborasi dalam event besar tersebut. Kami ingin memastikan bahwa setiap turnamen gim internasional memberikan panggung bagi produk kreatif asli Indonesia,” ujar Irene Umar saat menerima audiensi dari perwakilan Level Infinite sebagai penerbit global PUBG MOBILE di Autograph Tower, Jakarta pada Kamis, 12 Maret 2026 melalui keterangan resmi.

Dalam audiensi tersebut, pihak Level Infinite memaparkan rencana penyelenggaraan perayaan HUT ke-8 PUBG MOBILE yang akan digelar di Surabaya, sekaligus rencana turnamen internasional PUBG MOBILE Global Open (PMGO) yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Juni mendatang. Rangkaian kegiatan tersebut mencakup kompetisi esports, aktivasi komunitas, serta peluang kolaborasi dengan berbagai subsektor ekonomi kreatif, termasuk melalui penyelenggaraan PUBG MOBILE Pro League Indonesia (PMPL) Spring Grand Final yang akan mempertemukan tim-tim profesional dari berbagai daerah di Indonesia.

Wamen Ekraf menilai momentum perayaan anniversary PUBG MOBILE dapat menjadi peluang untuk memperkuat kolaborasi antara industri gim global dengan pelaku ekonomi kreatif lokal, khususnya melalui pengembangan merchandise dan kerja sama dengan berbagai brand nasional.

“Event seperti ini membuka ruang kolaborasi yang luas bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia. Kementerian Ekraf dapat berperan menjembatani sekaligus mengkurasi brand-brand lokal agar dapat terlibat dalam kolaborasi bersama PUBG MOBILE,” ujar Irene Umar.

Wamen Ekraf menambahkan bahwa kolaborasi tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai produk kreatif yang mengangkat identitas Indonesia, seperti merchandise edisi khusus bagi pemain maupun produk kolaborasi yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

“Misalnya melalui kolaborasi dengan brand fesyen lokal yang memadukan unsur budaya seperti batik atau tenun dengan desain modern yang relevan bagi komunitas gim. Selain itu, rangkaian kegiatan juga berpotensi menghadirkan berbagai aktivasi kreatif di ruang publik, mulai dari pemanfaatan landmark kota, transportasi publik, hingga kolaborasi dengan sektor perhotelan untuk menghadirkan pengalaman tematik yang terinspirasi dari PUBG MOBILE,” tambah Irene Umar.

Sementara itu, Country Manager PUBG MOBILE Indonesia, Agung Chaniago, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu komunitas PUBG MOBILE terbesar di dunia. Melalui perayaan anniversary ke-8 ini, pihaknya ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan komunitas sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan kreator dan brand lokal.

Dalam pertemuan tersebut, Agung Chaniago juga memaparkan bahwa perayaan di Surabaya juga akan menjadi momentum pengumuman resmi kolaborasi PUBG Mobile dengan Tahilalats. Kolaborasi ini merupakan hasil proses matching yang difasilitasi oleh Direktorat Gim Kementerian Ekraf.

“Dukungan penuh dari Ibu Wamen memberikan semangat baru bagi kami. Kolaborasi dengan IP lokal adalah bukti komitmen Level Infinite untuk tumbuh bersama kreator Indonesia,” ungkap Agung.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan kompetisi desain global PUBG MOBILE yang melibatkan mahasiswa dan pelajar animasi untuk menciptakan skin gim dan elemen visual bertema Indonesia.

Selain membahas HUT ke-8, audiensi ini juga mendalami teknis penyelenggaraan PMGO sebagai turnamen kualifikasi menuju kasta tertinggi yakni World Cup dan Global Championship. Pemerintah berharap ajang ini menjadi etalase profesionalisme sebagai penyelenggara event esports dunia.

 

Melalui sinergi antara industri gim global, kreator lokal, serta berbagai brand nasional, kegiatan ini diharapkan memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Turut mendampingi Wamen Ekraf dalam audiensi tersebut yaitu Direktur Gim Luat Sihombing serta Direktur Fesyen Romi Astuti.

Editor

Recent Posts

Lebaran 2026: Jasa Marga Beri Diskon 30% di Sembilan Ruas Tol

SATUJABAR, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30%…

30 menit ago

Swiss Open 2026: Ganda Putra dan Ganda Putri Indonesia Kandas

SATUJABAR, BERN – Semua wakil Indonesia di nomor ganda putri kandas pada babak 16 besar…

2 jam ago

Swiss Open 2026: Tiga Ganda Campuran Indonesia Masuki Delapan Besar

SATUJABAR, BERN – Tiga wakil Indonesia di nomor ganda campuran berhasil lolos ke babak delapan…

2 jam ago

Swiss Open 2026: Tunggal Putra Alwi dan Ginting Masuki Babak Delapan Besar

SATUJABAR, BERN – Andalan tunggal putra Indonesia Alwi Farhan mampu mengalahkan pemain Singapura Jason Teh…

2 jam ago

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Jum’at 13/3/2026 Rp 3.021.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Jum’at 13/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…

3 jam ago

Kata Farhan, Kebun Binatang Belum Bisa Buka Lebaran Tahun Ini

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku belum bisa merealisasikan keinginan masyarakat untuk…

3 jam ago

This website uses cookies.