Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026.(Foto: Dok. Humas Kemenpar)
SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Pariwisata sangat menyesalkan insiden penembakan yang terjadi di sekitar penyelenggaraan Festival Budaya Lembah Baliem dan mengakibatkan dua warga sipil terluka. Pemerintah menyampaikan empati kepada korban dan keluarga, serta mendoakan untuk kepulihan keduanya.
Pada hari pertama pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem, Wakil Menteri Pariwisata dan Tim Kementerian Pariwisata hadir langsung di lokasi dan menyaksikan rangkaian kegiatan festival berlangsung dengan aman, meriah, dan kondusif.
Insiden tersebut terjadi pada hari kedua penyelenggaraan festival. Pada saat kejadian, Wakil Menteri Pariwisata dan tim Kementerian Pariwisata sudah berada di Jayapura, untuk selanjutnya kembali ke Jakarta. Saat ini, kondisi Wakil Menteri Pariwisata dan seluruh tim Kementerian Pariwisata sudah berada di Jakarta dalam kondisi baik.
Kementerian Pariwisata terus berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk meng-update kondisi pasca penembakan. Update yang kami dapatkan dari Pemkab Jayawijaya, kondisi di lapangan sudah kondusif dan aman, karena gabungan personil TNI dan polisi terus memantau serta meningkatkan keamanan. Walaupun pasca penembakan, Festival Lembah Baliem di hari kedua terpaksa dihentikan guna memastikan agar situasi dan keamanan dapat terkendali.
Saat ini rangkaian terakhir Festival Budaya Lembah Baliem yaitu “Karnaval Budaya Nusantara” sedang berlangsung di pusat kota Wamena tepatnya depan Kantor Bupati Jayawijaya. Lokasi karnaval ini berada cukup jauh dari lokasi penembakan kemarin, dengan peningkatan pengamanan saat acara berlangsung.
“Kami berharap proses penanganan oleh aparat dapat berjalan dengan baik, situasi segera kembali kondusif, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” tulis siaran pers Kemenpar Senin 10 Agustus 2026.
Menurut Kemenpar, festival budaya seharusnya menjadi ruang perjumpaan dan titik temu berbagai perbedaan. Di sanalah masyarakat, wisatawan, dan berbagai komunitas dapat saling mengenal, serta merayakan kekayaan budaya Papua dalam suasana damai.
Kemenpar menghormati proses penanganan yang dilakukan aparat berwenang dan mengajak seluruh pihak untuk tetap tenang, menahan diri, tidak terprovokasi, dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Budaya harus terus menjadi jembatan yang menyatukan. Festival Lembah Baliem adalah milik masyarakat Papua dan kebanggaan Indonesia yang harus kita jaga bersama sebagai ruang damai, aman, dan penuh persaudaraan.
SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan Program Mandatori B50 atau Biodiesel 50…
SATUJABAR, SEOUL - Pasar budaya pop Korea Selatan menjadi peluang baru yang menjanjikan bagi para…
SATUJABAR, JAKARTA - Kemenperin atau Kementerian Perindustrian semakin aktif memacu keterlibatan industri kecil dan menengah…
SATUJABAR, JAKARTA - Survei Konsumen Bank Indonesia pada Juli 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi…
SATUJABAR, BANDUNG - Di tengah keriuhan kendaraan yang melintas di kawasan Sukajadi dan lalu lalang…
HUT RI ke-81 ini, ANTAM hadirkan desain bertema kebudayaan dan keindahan alam Indonesia, seperti varian…
This website uses cookies.