Berita

Kemenhaj: Waspadai Bujukan Haji Ilegal

SATUJABAR, JEDDAH – Masyarakat diminta agar tetap mewaspadai praktik haji ilegal, ungkap Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah.

Peringatan itu perlu disampaikan menyusul semakin ketatnya kebijakan Pemerintah Arab Saudi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Komitmen pelindungan jemaah tersebut dipertegas dalam pertemuan antara Direktur Jenderal Bina PHU, Puji Raharjo, dengan Konsul Jenderal RI Jeddah, Yusron B Ambary, di Kantor KJRI Jeddah.

Kedua belah pihak sepakat memperkuat edukasi publik agar Warga Negara Indonesia (WNI) tidak terjebak dalam praktik haji non-prosedural.

“Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa Pemerintah Arab Saudi hanya mengakui visa haji resmi sebagai dokumen sah untuk beribadah haji,” ujar Puji di sela-sela pertemuan, Jumat (3/4/2026) dilansir laman Kemenhaj.

Senada dengan hal tersebut, Konjen RI Jeddah Yusron B Ambary mengingatkan jemaah agar memastikan jenis visa yang mereka miliki sebelum berangkat.

“Masyarakat jangan mudah terbujuk iming-iming jalur cepat. Visa ziarah, visa kunjungan, atau dokumen lainnya di luar ketentuan tidak dapat digunakan untuk berhaji. Hanya visa haji yang ditetapkan otoritas Saudi yang diterima,” tegas Yusron.

Peringatan ini bukan tanpa alasan. Aparat keamanan Saudi telah berulang kali menindak WNI yang mencoba berhaji menggunakan visa non-haji. KJRI Jeddah mencatat berbagai kasus di mana jemaah ditangkap karena menggunakan atribut haji palsu, kartu identitas palsu, hingga visa yang datanya tidak sesuai dengan paspor pemegang.

Yusron mengingatkan bahwa konsekuensi bagi pelanggar sangatlah berat. Selain gagal beribadah, jemaah yang kedapatan ilegal terancam sanksi berupa denda besar, deportasi, hingga larangan masuk ke wilayah Arab Saudi (cekal) selama 10 tahun.

 

Salah Kaprah Haji Dakhili

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula mengenai salah kaprah terkait Haji Dakhili (haji domestik). Jalur ini dikhususkan bagi warga lokal Saudi dan ekspatriat dengan izin tinggal (Iqamah) yang valid minimal satu tahun. Jalur ini bukan merupakan ruang untuk mengakali keberangkatan jemaah dari Indonesia yang tidak melalui mekanisme resmi.

Masyarakat juga diminta kritis terhadap tawaran haji dengan sebutan Furoda atau paket lain yang menjanjikan keberangkatan tanpa antre.

“Masyarakat jangan terpaku pada nama paketnya, tetapi pastikan kepastian visa hajinya, legalitas penyelenggaranya, dan kesesuaian prosedur dengan aturan resmi pemerintah,” tambahnya.

Kemenhaj dan KJRI Jeddah memandang perlunya penguatan pengawasan serta penanganan lintas instansi untuk mencegah munculnya korban penipuan perjalanan ibadah. Melalui edukasi yang masif dan perbaikan sistem pendataan umrah yang lebih valid, diharapkan perlindungan jemaah Indonesia dapat semakin maksimal.

Fokus utama pemerintah adalah memastikan seluruh proses ibadah berjalan sesuai aturan demi keselamatan dan kekhusyukan jemaah Indonesia di Tanah Suci.

Editor

Recent Posts

Astaga! 3 TNI Personel Peacekeepers Kembali Jadi Korban Ledakan di Lebanon Selatan

SATUJABAR, JAKARTA — Tiga personel peacekeepers Indonesia yang bertugas pada United Nations Interim Force in…

57 menit ago

2 Kecelakaan di Kota Bandung, 2 Pengendara Sepeda Motor Tewas

SATUJABAR, BANDUNG--Dua peristiwa kecelakaan lalu-lintas tragis terjadi di Kota Bandung, Jawa Barat. Dalam kecelalaan lalu-lintas…

1 jam ago

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Salurkan Bantuan Warga Terdampak Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi

SATUJABAR, BEKASI - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui program Pertamina…

2 jam ago

BMKG: Cuaca Ekstrem Fase Peralihan Musim Kemarau Banyak Pohon Tumbang di Bandung

SATUJABAR, BANDUNG--Fase peralihan musim, atau pancaroba, dari musim hujan ke musim kemarau sebagai penyebab cuaca…

2 jam ago

Festival Lampu Lumi Land di Gua Sunyaragi Cirebon Hingga 3 Mei 2026

SATUJABAR, CIREBON – Jika ada sedang pelesir ke Kota Cirebon mungkin Anda bisa mempertimbangkan lokasi…

3 jam ago

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Pastikan Penyaluran BBM di Kota Cilegon Tetap Terjaga

SATUJABAR, CILEGON - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) terus memastikan kebutuhan…

3 jam ago

This website uses cookies.