Ilustrasi korban.(Foto:Istimewa).
BANDUNG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota, Jawa Barat, masih melakukan penyelidikan terkait kematian pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs), yang mayatnya ditemukan di pinggir Jalan Letjen Mashudi, Kota Tasikmalaya. Jenazah korban telah dilakukan otopsi di rumah sakit, untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota, belum bisa memastikan terkait penyebab mematian pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial GG, apakah karena korban kecelakaan, atau sebab lain. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir Jalan Letjen Mashudi, Kampung Negla, Kelurahan Setiajaya, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, pada Minggu (22/09/2024).
“Kami masih melakukan proses penyelidikan terkait penyebab kematian korban (GG). Apakah meninggal karena korban lakalantas (kecelakaan lalu-lintas), atau perbuatan tindak pidana lain, masih didalami,” ujar Kasatreskrim Polres Tasikmalaya, AKP Herman Saputra, Senin (23/09/2024).
Herman mengatakan, sejumlah saksi di lokasi kejadian, termasuk orang yang pertamakali menemukan mayat korban telah dimintai keterangan. Penyelidikan juga dengan mendalami adanya informasi yang menyebutkan, malam sebelum penemuan mayat korban, ada aktivitas geng motor di sekitar lokasi kejadian.
Saat kejadian, korban diketahui mengendari sepeda motor dengan membonceng seorang temannya. Temannya mengalami luka serius dan belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Herman menjelaskan, pihaknya telah melakukan tindakan otopsi terhadap jenazah korban. Otopsi sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
“Kami sudah lakukan tindakan otopsi terhadap jenazah korban di Rumah Sartika Asih, Bandung. Itu bagian proses penyelidikan, untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya,” ungkap Herman.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban berinisial diketahui merupakan pelajar kelas 2 MTs. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan luka parah di bagian kepala.
Penyelenggaraan ini tidak hanya menghadirkan kompetisi balap berkelas dunia, tetapi juga meningkatkan eksposur global terhadap…
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Senin 4/5/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…
SATUJABAR, DENPASAR - Pemerintah terus mempercepat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai motor penggerak investasi…
Tema pembahasan ini diambil mengingat pentingnya diplomasi olahraga dan semangat kolaborasi antar negara untuk mengatasi…
Setelah sukses digelar di Surabaya, seri kedua ini juga mencatatkan antusiasme tinggi dengan kehadiran 1.031…
Dari hasil peninjauan, Satgas mencatat beberapa posisi atau kedudukan yang perlu dikoordinasikan dengan syarikah dan…
This website uses cookies.