Suasana di Stasiun Whoosh. Penumpang Whoosh sepanjang 2024 capai 6,06 juta.(Foto: KCIC)
BANDUNG – KCIC perkenalkan jadwal terbaru Whoosh, frekuensi naik menjadi 62 perjalanan per hari, ungkap General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa.
Mulai 1 Februari 2025, Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) resmi mengoperasikan jadwal perjalanan terbaru untuk layanan Whoosh, dengan peningkatan frekuensi keberangkatan dari sebelumnya 48 perjalanan per hari menjadi 62 perjalanan setiap harinya. Penyesuaian ini juga berlaku untuk layanan KA Feeder yang menghubungkan Bandung dengan Padalarang (PP).
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengimbau penumpang untuk selalu memeriksa jadwal terbaru melalui berbagai kanal informasi resmi KCIC, seperti website kcic.co.id, aplikasi Whoosh, media sosial Kereta Cepat ID, papan informasi di stasiun, serta media lainnya.
“Kami mengimbau seluruh penumpang untuk menyesuaikan rencana perjalanan mereka dengan jadwal terbaru Whoosh mulai 1 Februari. Penumpang diharapkan untuk memastikan jadwal perjalanan sesuai tiket yang telah dibeli, datang lebih awal ke stasiun, serta memanfaatkan layanan KA Feeder untuk perjalanan yang lebih lancar,” ujar Eva.
Dengan jadwal baru ini, Whoosh relasi Jakarta–Bandung PP kini tersedia setiap 30 menit, sementara rute Jakarta/Bandung–Karawang PP beroperasi setiap satu jam. Keberangkatan pertama dari Stasiun Halim dimulai pada pukul 06.25 WIB dan keberangkatan terakhir pada pukul 21.25 WIB. Di sisi lain, dari Stasiun Tegalluar Summarecon, keberangkatan pertama kini pukul 06.05 WIB dan keberangkatan terakhir pada pukul 21.05 WIB. Khusus untuk hari Minggu, jadwal keberangkatan pertama dari Halim adalah pukul 08.00 WIB dan dari Tegalluar Summarecon pukul 07.35 WIB.
Peningkatan frekuensi keberangkatan ini memberikan lebih banyak pilihan jadwal perjalanan yang lebih fleksibel bagi masyarakat, baik di pagi maupun malam hari. Tujuan utama dari penyesuaian jadwal ini adalah memberikan kemudahan transportasi cepat, aman, dan nyaman untuk berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari bisnis, liburan, hingga kegiatan pribadi lainnya.
Eva juga menambahkan, penumpang diimbau untuk hadir di stasiun setidaknya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan guna menghindari keterlambatan saat proses boarding. Demi alasan keselamatan, gate keberangkatan di stasiun akan ditutup 5 menit sebelum jadwal keberangkatan.
“Kami mengajak seluruh penumpang untuk merencanakan perjalanan mereka dengan baik sebelum berangkat ke stasiun agar perjalanan lebih lancar dan nyaman. KCIC berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang cepat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tutup Eva.
SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperluas penanganan kasus dugaan penebangan 10 pohon…
SATUJABAR, SURABAYA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pemerintah akan mengawal pemenuhan seluruh hak korban…
SATUJABAR, BANDUNG - Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang datang ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada…
SATUJABAR, BANDUNG – Jumlah penumpang angkutan udara domestic Jawa Barat pada bulan Mei 2026 naik…
SATUJABAR, BANDUNG--Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, dituntut tujuh tahun penjara dalam kasus dugaan suap…
SATUJABAR, BANDUNG – Ekspor Jawa Barat Januari-Juni 2026 mencapai USD 19,60 miliar atau naik 5,11…
This website uses cookies.