Berita

Kakorlantas Polri Ajak Masyarakat Tertib, Hari Pertama Operasi Zebra 2025 Menjaring 17.169 Pelanggar

SATUJABAR, JAKARTA–Operasi Zebra 2025 hari pertama, menjaring sebanyak 17.169 pelanggar, atau pelanggaran lalu-lintas. Jumlah pelanggaran tersebut, sebagai hasil Operasi Zebra 2025 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Korps Lalu-Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, mengungkapkan, data jumlah pelanggar, atau pelanggaran lalu-lintas pada hari pertama Operasi Zebra 2025, pada Senin (17/11/2025). Total pelanggaran hasil dari Operasi Zebra 2025 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, mencatat sebanyak 17.169 pelanggar.

“Sesuai arahan Bapak Kapolri, tujuan utama dari Operasi Zebra 2025, menciptakan keselamatan di jalan raya menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Fokus utamanya memberikan edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum dengan berbasis data,” ungkap Agus, dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (18/11/2025).

Agus menjelaskan, penegakan hukum pada hari pertama Operasi Zebra 2025, menunjukkan penggunaan teknologi yang kuat dan pola tindakan terarah. Sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), atau penindakan tilang eletronik, mencatat 6.753 bukti pelanggaran melalui kamera statis, dan perangkat ETLE mobile 4.937 pelanggaran.

“Mekanisme penindakan tilang melalui sistem ETLE, atau tilang elektronik, meningkatkan objektivitas dalam melakukan penindakan. Selain itu, efektif dalam memperkecil kemungkinan terjadi interaksi yang tidak diperlukan di lapangan,” jelas Agus.

Meski begitu, ada juga pelanggar yang masih harus dilakukan penindakan tilang manual saat hari pertama Operasi Zebra 2025. Ada juga pengendara tidak ditindak, hahya diberikan teguran.

“Totak ada 623 penindakan tilang manual di lapangan, karena alasan belum terjangkau perangkat elektronik, tetapi memiliki karakteristik resiko keselamatan yang tinggi. Selain itu, terdapat 21.145 pelanggaran, hanya diberikan teguran sebagai upaya pembinaan sekaligus peringatan di lapangan buat pengendara untuk merubah perilaku,” tegas Agus.

Sebanyak 17.619 pelanggar pada hari pertama Operasi Zebra 2025, meliputi pengendara roda dua, atau sepeda motor tidak mengenakan helm sesuai aturan, pelanggaran marka jalan, melawan arus, pengendara di bawah umur, serta aktivitas balapan liar. Pelanggar pengendara roda empat, tidak patuh terhadap sabuk keselamatan, menggunakan ponsel (telepon selular) saat mengemudi, serta tidak mematuhi rambu lalu-lintas.

Pola pelanggaran dalam berkendara dan berlalu-lintas, menunjukkan perilaku pengendara masih menjadi faktor dominan dalam mempengaruhi keselamatan di jalan raya. Operasi Zebra 2025 hari pertama, juga mencatat sebanyak 46 kejadian kecelakaan lalu-lintas di seluruh wilayah Indonesia, dengan korban meninggal dan luka-luka.

“Dari kejadian kecelakaan, terdapat empat korban meninggal dunia, 14 korban luka berat, dan 53 korban luka ringan. Nilai kerugian material mencapai Rp.224.450.000, menunjukan dampak ekonomi yang ditimbulkan dari kejadian tersebut,” tambah Agus.

Kejadian kecelakaan banyak ditemukan di ruas non tol, dengan karakteristik jalur dua arah, dan tingkat kepadatan tinggi. Faktor manusia menjadi komponen penyebab sebagai analisis awal, faktor kelalaian, kurangnya kewaspadaan, kecepatan tidak sesuai, mengubah arah kendaraan secara mendadak.

Pada hari pertama Operasi Zebra 2025, tidak terdapat gangguan menonjol yang menghambat pelaksanaan operasi di seluruh wilayah di Indonesia. Situasi dan kondisi mencerminkan kesiapan satuan wilayah dalam mengelola operasi dan menjalankan tugas sesuai rencana.

Agus mengajak masyarakat, khususnya pengguna jalan raya untuk tertib berkendara dan berlalu-lintas dengan mematuhi peraturan, dan rambu-rambu. Indikator keberhasilan Operasi Zebra 2025, bukan terletak pada jumlah penindakan, melainkan pada kemampuan operasi dalam menurunkan kecelakaan, membangun kesadaran masyarakat agar tertib dalam berkendara, patuh terhadap aturan, dan selamat di jalan raya.

Editor

Recent Posts

Pesan Menkomdigi Kepada Jurnalis: Jaga Kebenaran di Tengah Pusaran Arus Informasi Digital

Insan pers dituntut untuk tetap menjaga nilai dan manfaat berita bagi publik di tengah tekanan…

6 jam ago

Final Piala Uber 2026: Korea Kalahkan Juara Bertahan China, Indonesia Ketiga

SATUJABAR, BANDUNG – Tim Uber Korea Selatan mampu mengalahkan juara bertahan China pada final yang…

6 jam ago

Kabar Baik! BRIN–PT Cosmax Kembangkan Kosmetik Alami Berbasis Mangga dan Temulawak

Buah mangga (Mangifera indica L) sebagai bahan aktif pencerah kulit, serta temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb)…

9 jam ago

Haji 2026: Sebanyak 74.652 Jemaah Telah Diberangkatkan Per 2 Mei 2026

Dari sisi layanan kesehatan, sebanyak 6.823 jemaah jalani rawat jalan. 117 dirujuk ke Klinik Kesehatan…

9 jam ago

Peran 6 Tersangka Pelajar dalam Aksi Rusuh di Tamansari Bandung

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mengungkap peran enam tersangka dalam aksi rusuh merusak dan membakar fasilitas…

10 jam ago

Seleksi Pengelola Kebun Binatang Bandung Akan Diperpanjang

Pemkot Bandung telah mengundang 85 lembaga atau pihak potensial untuk mengikuti proses seleksi tersebut. Namun,…

11 jam ago

This website uses cookies.