Penjabat Bupati Bekasi Dedy Supriyadi bersama Kepala Dinas (SDA-BMBK) Henri Lincoln meninjau progres pembangunan jembatan Sungai Citarum, yang menghubungkan antara Desa Pantai Mekar dengan Desa Pantai Bakti yang berada di Kecamatan Muaragembong. Pada Rabu, (09/10/2024). FOTO : ENDAR RAZIQ B / NEWSROOM DISKOMINFOSANTIK.
BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bekasi, melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), menargetkan untuk meraih predikat Kabupaten Sehat pada tahun 2025.
Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, dalam acara rapat kerja dan evaluasi pelaksanaan Kabupaten Sehat yang berlangsung di Gedung Bappeda pada Kamis (17/10/2024).
Acara ini dihadiri oleh perwakilan Provinsi Jawa Barat sebagai narasumber, perangkat daerah, serta Forum Masyarakat Kabupaten Bekasi Sehat. Agus Budiono menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan program antar perangkat daerah, sehingga strategi dan target menuju Kabupaten Sehat dapat dicapai melalui kolaborasi yang baik.
Agus menambahkan bahwa Kabupaten Bekasi telah mengambil langkah signifikan menuju status Kabupaten Sehat, salah satunya dengan meraih predikat Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan pada tahun lalu, yang kini telah diverifikasi dengan hasil 100 persen ODF oleh Pemerintah Provinsi.
“Setelah hampir tiga tahun tidak mengikuti penilaian Kabupaten Sehat, saat ini kami ingin belajar dari Kabupaten Sukabumi yang telah berhasil mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Sehat,” ungkapnya dilansir situs Pemkab Bekasi.
Ia menekankan bahwa target ini bukan sekadar untuk mendapatkan penghargaan, tetapi untuk mewujudkan lingkungan hidup yang sehat dan bersih.
Agus juga menyatakan bahwa Kabupaten Bekasi, sebagai kota metropolitan dengan perkembangan industri yang pesat, seharusnya memenuhi standar Kabupaten Sehat. Ia berharap semua perangkat daerah dapat mempersiapkan diri untuk mencapai target ini dan menyamakan persepsi tentang Kabupaten Bekasi Sehat.
Rapat kerja ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi seluruh perangkat daerah, terutama Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan, dan Dinas Koperasi dan UKM, untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang harus dipenuhi dalam program kegiatan tahun 2025.
Agus menekankan pentingnya tindak lanjut program dan berharap Kabupaten Bekasi dapat meraih gelar Swasti Saba Wisatara, kategori tertinggi di bidang kesehatan, pada tahun 2025.
SATUJABAR, MAKKAH - Menanggapi pemberitaan mengenai sejumlah jemaah haji asal Bangkalan yang tergabung dalam kelompok…
SATUJABAR, MINA - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan…
Timnas Indonesia di EA Sports FC tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pecinta sepak bola tanah…
SATUJABAR, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melepas langsung peserta Asia Walkfest 2026 Sumedang…
SATUJABAR, BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Festival Kecamatan Tangguh Bencana Bogor…
Car Free Night (CFN) Istimewa itu memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang digelar di…
This website uses cookies.