Berita

Jembatan Pasupati Bandung Berkilau di Malam Tahun Baru

SATUJABAR, BANDUNG – Jembatan Pasupati Bandung berkilau warna-warni di malam pergantian tahun baru ditambah gemerlapnya pijarnya kilau kembang api.

Suasana akan terasa begitu menyenangkan apalagi sambil menikmati secangkir kopi atau teh dari kejauhan sambil memandang warna-warni lampu jembatan.

Kembang api menjadi hal yang tak terpisahkan dari perayaan tahun baru. Mulai dari ukuran kecil sampai yang letupannya besar, selalu menarik mata penikmat malam tahun baru.
Namun, ada cara lain untuk tetap bisa menikmati kembang api dengan tenang dan tetap tidak mengurangi kesyahduannya. Salah satunya melalui ikon kebanggaan Kota Bandung.
Yap! Jembatan Pasupati atau Jalan Mochtar Kusumaatmadja kini kian cantik dengan diaktifkannya kembali kerlipan warna-warni yang menghiasi kabel pancangnya.
Bahkan, sambil duduk duduk cantik dari kejauhan saja sudah bisa menikmati adiwarna sang legenda di malam pergantian tahun.

KOMENTAR WARGA

Egi, salah satu warga Ciwastra yang melintasi Jalan Mochtar Kusumaatmadja mengaku jika Jembatan Pasupati kembali cantik setelah revitalisasi.
“Lampunya aktif lagi jadi lebih bagus, jadi menarik. Kita yang lewat di jalan jadi tidak bosan. Kalau bisa, di setiap sudut Kota Bandung ada seperti gitu juga,” ungkap Egi.
Bukan hanya Egi yang ternyata merindukan hidupnya Jembatan Pasupati. Samsul, warga Ujungberung datang bersama anaknya untuk melihat lebih dekat keindahan warna-warni Jembatan Pasupati bak kembang api.
“Bagus, Kota Bandung jadi tambah cantik kalau lampunya hidup lagi kayak gini di Jembatan Pasupati. Sempat mati kan kemarin?” kata Samsul.
Anaknya pun berseru “Bagus!” saat melintas Jalan Mochtar Kusumaatmadja.
Jalan Layang Mochtar Kusumaatmadja atau yang dulu dikenal dengan nama Jembatan Pasupati merupakan jembatan yang menghubungkan bagian utara dan timur Kota Bandung melewati lembah Cikapundung.
Panjangnya 2,8 km dan lebarnya 30-60 meter. Sebagian jalannya dibangun di atas Jalan Pasteur. Jembatan Pasupati juga menjadi salah satu ikon Kota Bandung. Oleh karena itu, pada malam hari bagian tengah Jembatan Pasupati diterangi lampu sorot warna-warni.
Selain menjadi ikon Kota Bandung, Jembatan Pasupati juga menjadi jembatan terpanjang kedua di Indonesia setelah Jembatan Suramadu yang berada di Kota Madura.
Selain itu, jembatan ini juga menggunakan teknologi Look Up Device (LUD). Teknologi ini merupakan perangkat khusus tahan gempa buatan Prancis. Jembatan Pasupati adalah jembatan pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi LUD sehingga menjadikannya sebagai jembatan tahan gempa pertama di Indonesia.
Bagi warga Bandung yang ingin menikmati indahnya kembang api dengan tenang, silakan nikmati warna-warni Jembatan Pasupati dari jauh sembari menyeruput teh atau kopi hangat bersama orang tersayang di penghujung tahun ini.
Sumber: bandung.go.id

 

Editor

Recent Posts

Swiss Open 2026: Ini Daftar Pemain yang Diboyong Untuk Berlaga

SATUJABAR, JAKARTA – Usai menuntaskan misi di All England 2026, tim bulutangkis Indonesia melanjutkan perjuangan…

1 menit ago

Pangkas 7 Titik Macet di Sukabumi, Tol Bocimi 3 Siap Difungsikan Mudik

SATUJABAR, SUKABUMI--Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) tahap tiga siap difungsikan untuk membantu mengurai kemacetan yang kerap terjadi…

13 jam ago

Operasional Bank Indonesia di Hari Raya Idulfitri 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Mengacu pada ketentuan Pemerintah mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun…

14 jam ago

Survey Konsumen Februari 2026: Konsumen Yakin Kondisi Ekonomi Kuat

SATUJABAR, JAKARTA - Survei Konsumen Bank Indonesia pada Februari 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi…

14 jam ago

Tempat Penampungan Sampah Bantargebang Bekasi Longsor, 4 Orang Tewas Tertimbun

SATUJABAR, BEKASI--Tempat Penampungan Sampah Terakhir (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, longsor menimbun empat orang…

18 jam ago

Wanita PMI Asal Indramayu Tewas Dianiaya Majikan di Arab, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

SATUJABAR, INDRAMAYU--Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, Jawa Barat, bernama Nur Watirih, 49 tahun, tewas…

19 jam ago

This website uses cookies.