(Foto: Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan/ Mochammad Zulkarnain)
Memang tak banyak pahlawan dari kalangan perempuan. Di Tanah Sumatra ada sosok pahlawan dari kalangan perempuan. Namanya Rahmah El Yunusiyyah di Padang Panjang.
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, merasa terpanggil untuk menapaktilasi jejak pahlawan nasional asal Sumatra Barat, Rahmah El Yunusiyyah di Padang Panjang itu.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya menelusuri jejak perjuangan tokoh perempuan pelopor pendidikan Islam sekaligus pahlawan nasional yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan pendidikan perempuan di Indonesia. Kegiatan tapak tilas diawali dengan kunjungan ke rumah kediaman Rahmah yang kini telah bertransformasi menjadi museum.
Didampingi langsung oleh cicit sekaligus pimpinan Diniyyah Puteri, Fauziah Fauzan El Muhammady, Menbud Fadli Zon tinjau memoar perjalanan hidup Rahmah, mulai dari silsilah keluarga, upayanya dalam mendirikan Diniyyah Puteri, hingga berbagai penghargaan yang diterimanya. Menbud menilai kepeloporan Rahmah El Yunusiyyah merupakan teladan penting bagi masyarakat, khususnya perempuan Indonesia.
“Saat itu ia (Rahmah El Yunusiyyah) berusia sangat muda, berinisiatif mendirikan sekolah yang hingga saat ini semakin membesar dan mencetak para guru hingga disebarkan ke seluruh Nusantara,” jelas Menbud Fadli. Rahmah El Yunusiyyah, penggagas Perguruan Diniyyah Puteri, ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada tahun 2025. Lembaga pendidikan ini tidak hanya mencetak guru, tetapi juga membentuk karakter perempuan berjiwa Islam, mempersiapkan ibu sebagai pendidik yang cakap dalam keluarga dan masyarakat, serta menumbuhkan tanggung jawab sosial demi kesejahteraan sesama atas dasar pengabdian kepada Allah SWT.
Menbud menjelaskan bahwa sejumlah tokoh penting yang berkiprah di tingkat nasional hingga internasional lahir dari Diniyyah Puteri. Salah satu alumni ialah Rasuna Said yang juga telah dianugerahi gelar pahlawan nasional. Terdapat pula tokoh dari Malaysia, Aishah Gani, serta sejumlah tokoh perempuan yang kini berkiprah di berbagai bidang profesional. Lebih lanjut, Menbud menilai keberadaan museum yang menempati kediaman asli Rahmah El Yunusiyyah memiliki nilai sejarah yang sangat penting dan perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda. Ia mendorong upaya penetapan museum sebagai Cagar Budaya Nasional agar nilai sejarah dan keteladanan tokoh Rahmah El Yunusiyyah dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang.
Tidak jauh dari lokasi museum, rangkaian tapak tilas dilanjutkan dengan berziarah ke makam Rahmah El Yunusiyyah dan meninjau langsung asrama Perguruan Diniyyah Puteri. Asrama seluas 2,5 hektar tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pembelajaran yang mendukung kegiatan pendidikan santri. Kegiatan tapak tilas turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra dan jajaran pejabat pemerintah daerah Padang Panjang.
Hadir mendampingi Menbud Fadli Zon yakni Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Siaran Berita Kementerian Kebudayaan Nomor: 145/Sipers/A4/HM.00.05/2026 Primayuda; Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan, Feri Arlius; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan WIlayah III Sumatra Barat, Nurmatias. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian jejak sejarah tokoh bangsa sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk meneladani semangat perjuangan Rahmah El Yunusiyyah dalam memajukan pendidikan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia.
Sumber: Kemenbud
SATUJABAR, BEKASI - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja dengan meninjau…
SATUJABAR, JAKARTA - Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026/1447 H mencatat, secara akumulatif sejak 13…
SATUJABAR, PADALARANG– Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan…
SATUJABAR, SUMEDANG--Peristiwa kecelakaan maut, truk boks menabrak dua sepeda motor kemudian terguling di jalur Sumedang,…
SATUJABAR, BANDUNG--Kecelakaan melibatkan truk bermuatan sapi dengan sepeda motor di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa…
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Rabu 18/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…
This website uses cookies.