Berita

Jalur Nagreg dan Rutinitas Mudik Lebaran

SATUJABAR, BANDUNG–Jalur Nagreg merupakan jalur arteri di wilayah Kabupaten Bandung, yang selalu dilewati pemudik Lebaran ke jalur Selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Rutinitas kepadatan kendaraan di jalur nagreg setiap mudik dan balik Lebaran, menjadi fokus perhatian dalam mengamankannya.

Pengamanan arus mudik dan balik lebaran 2026 telah dipersiapkan jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Bandung, termasuk di jalur Nagreg. Sebanyak 1.733 personel gabungan kepolisian dan instansi terkait, TNI, Dishub, BPBD, Satpol PP, dan relawan, telah disiapkan amankan arus mudik.

Kepolisian Polresta Bandung telah mempersiapkan pengamanan dan antisipasi terkait arus mudik dan balik Lebaran 2026. Beberapa titik kepadatan tersebar di wilayah Kabupaten Bandung, telah dipetakan sekaligus disiapkan strategi penanganannya.

“Sudah kita petakan sekaligus disiapkan strategi penanganannya dalam mudik dan balik Lebaran tahun ini. Seperti tahun sebelumnya di wilayah Kabupaten Bandung, tentunya jalur arteri Nagreg dan Cileunyi saat keluar gerbang tol, menjadi fokus perhatian,” ujar Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono, Selasa (10/03/2026).

Aldi menyebutkan, titik kepadatan kendaraan di wilayah Cileunyi saat keluar gerbang tol, dipengaruhi adanya persimpangan jalan dan pemberhentian angkot. Sementara jalur Nagreg karena memiliki kontur jalan ekstrem berupa tanjakan dan turunan sehingga kendaraan harus berjalan lambat.

Aldi mengungkapkan, pos-pos di titik sepanjang jalur mudik di wilayah hukum Polresta Bandung telah disiapkan. Satu pos terpadu dinilai kurang efektif yang tahun sebelumnya ditempatkan di Cileunyi, dipindahkan ke jalur Nagreg.

“Musim mudik Lebaran tahun 2025 dan tahun sebelumnya, pos terpadu kurang efektif di Cileunyi, dipindahkan ke jalur Nagreg depan kantor kecamatan. Pemindahan berdasarkan hasil analisa dari pengalaman mudik tahun- tahun sebelumnya,” ungkap Aldi.

Aldi menyebutkan, pos yang berada di Cileunyi statusnya menjadi pos pelayanan. Pos terpadu difokuskan di jalur Nagreg sebagai jalur padat yang disiapkan banyak personil untuk bisa mengurai kepadatan kendaraan

Fokus perhatian lain, soal mengantisipasi potensi bencana alam. Upayanya bekerja sama dan berkaloborasinya dengan menyiapkan kendaraan derek, ekskavator, hingga mobil ambulans,” sambung Aldi

Dalan mudik dan balik Lebaran 2026, sebanyak 1733 personil gabungan Polri, Polri, Dishub, BPBD, dan Satpol PP akab disiagakan. Pengamanan dan pelayanan yang prima diharapkan perjalanan pemudik ke kampung halamannya, aman, nyaman, dan lancar.

Editor

Recent Posts

Banten dan Lampung Serahkan Dokumen Bakal Calon Tuan Rumah PON XXIII/2032

SATUJABAR, JAKARTA - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano…

46 menit ago

Indonesia Butuh 200 Peneliti Nuklir, Termasuk Wujudkan PLTN Indonesia Pertama Tahun 2032

SATUJABAR, JAKARTA – Indonesia berencana membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama yang ditargetkan beroperasi…

1 jam ago

PT KAI Daop 2 Bandung Periksa dan Rawat Lokomotif Kereta Jelang Mudik Lebaran

SATUJABAR, BANDUNG--PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, mulai mempersiapkan sarana dan…

2 jam ago

Puan Maharani: DPR Minta Penjelasan TNI soal Penetapan Status Siaga Terkait Geopolitik Timur Tengah

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan penjelasan secara…

2 jam ago

Longsor Sampah Bantargebang Bekasi, 7 Orang Tewas 6 Selamat

SATUJABAR, BEKASI--Sebanyak tujuh korban tertimbun longsor gunungan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang,…

4 jam ago

Penjualan Eceran Februari 2026 Tumbuh 6,9%, Didorong Penjualan Suku Cadang dan Aksesori Serta Sandang

SATUJABAR, JAKARTA – Bank Indonesia menyebutkan kinerja penjualan eceran pada Februari 2026 diprakirakan meningkat secara…

4 jam ago

This website uses cookies.