India Open 2026
SATUJABAR, NEW DELHI – Wakil tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie mampu mengatasi perlawanan pemain asal Singapura Jia Heng Jason Teh dengan 21-16, 21-10 pada babak 32 besar yang berlangung pada Rabu (14/1/2026).
“Puji Tuhan, bersyukur bisa lolos ke babak kedua. Memang ada insiden yang kurang mengenakan untuk saya dan mungkin untuk semua pemain yang bertemu dengan lawan yang tidak fair play,” ucapnya kepada Humas PBSI.
“Di gim pertama saya sempat unggul jauh dengan sudah cukup memetakan dari poin-poin awal. Masih coba terus bagaimana kondisi angin dan lain-lain sampai akhirnya di posisi poin 16 sekian, saya tersadar ada yang berbeda dengan shuttlecocknya.”
Dia servis, saya buang gitu. Kok kencang? Feelingnya tuh berbeda, touchnya tuh juga berbeda. Saya pikir, oh apa bolanya itu ganti? Karena kan ada beberapa slop di service judge-nya kan? Apa mungkin bolanya?
“Tapi pas bola itu pindah ke saya, saya lihat seperti kelihatan ada itu dipetik. Kalau dipetik itu kadang bisa jadi cepat, bisa lambat sementara kondisi gim pertama, saya itu memang agak sedikit menang angin. Sangat terasa jadi tambah kencang. Petikannya bagus banget. Jujur, nggak kelihatan, dia petikannya juga halus. Nggak yang bener-bener langsung berasa gitu tapi saya sebagai pemain bisa merasakan. Saya memang tidak melihat kapan dia melakukan itu, saya tanya service judge juga sama, benar-benar clean tapi ada bukti di shuttlecocknya seperti petikan kuku yang tidak ada di shuttlecock yang baru.”
“Sampai akhir dia tidak mengakui dan ya it’s ok buat saya. Dan ya sudah, pertandingan sudah selesai, tidak perlu diperpanjang dan dibahas lagi.
Jojo akan melawan pemain Jepang Yushi Tanaka pada Kamis (15/1/2026). Catatan terakhir laga melawa pemain itu Jojo kalah di Australia.
“Jadi mudah-mudahan besok bisa menampilkan yang jauh lebih baik. Dan persiapan juga bisa lebih maksimal lagi.”
Pasangan ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi kalah dari rangking 1 dunia asal China Liu Sheng Shu/Tan Ning dengan skor 21-19, 11-21, 9-21 pada laga Rabu (14/1/2026).
Sempat unggul di babak pertama, keduanya tak mampu mempertahankan di babak kedua dan kedua.
Dilansir laman PBSI, Lanny Tria Mayasari mengatakan mereka tidak siap dalam menghadapi perubahan pola main lawan di babak kedua.
“Di gim pertama kami sudah bisa memegang pola permainan mereka tapi di gim kedua dan ketiga kami tidak siap dengan perubahan pola lawan. Jadi agak bingung dan kurang yakin, kondisinya goyah.”
Sementara itu, Aallia Cahaya Pratiwi mengatakan pada gim kedua lawan sudah mulai mempercepat tempo. “Harusnya kami netralisir tapi malah terbawa irama mereka.”
Penampilan mereka sebagai pasangan hari itu resmi berakhir untuk menjalani pergantian pasangan yang sudah dipersiapkan pada akhir tahun 2025.
“Setelah ini kami akan berganti pasangan dan sudah mulai persiapan sejak akhir tahun lalu, hanya memang terpotong minggu ini karena saya harus hadir di turnamen Super 750 sebagai Top Committed Player.”
“Harapannya minggu depan di Daihatsu Indonesia Masters 2026 bersama pasangan baru, kami bisa bermain dengan baik, bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Karena sama-sama punya tujuan yang sama,” katanya.
India Open 2026 berlangsung pada 13 – 18 Januari 2026 di Indira Gandhi Sports Complex. Turnamen berhadiah US$ 950,000 atau sekitar Rp 10,7 miliar.
SATUJABAR, NEW DELHI – Wakil tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie mampu mengatasi perlawanan pemain asal…
SATUJABAR, BOGOR--Polisi mendatangi lokasi tambang PT Antam di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk memastikan penyebab…
SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia…
SATUJABAR, JAKARTA - Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada November 2025 menurun. Pada periode…
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Kamis 15/1/2026 dikutip dari situs logammulia.com dijual Rp 2.675.000…
SATUJABAR, BANDUNG – Rekomendasi saham Kamis (15/1/2026) emiten Jawa Barat. Berikut harga saham perusahaan go…
This website uses cookies.