Berita

Ibu Hamil Diamankan Selundupkan Sabu dalam Bra ke Lapas Banceuy

SATUJABAR, BANDUNG–Seorang ibu rumah tangga di Kota Bandung, Jawa Barat, nekat berusaha menyelundupkan narkoba jenis sabu disembunyikan dalam bra ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Ironisnya, aksi nekat ibu rumah tangga yang berhasil diamankan tersebut, sedang dalam kondisi hamil.

Aksi penyelundupan narkoba jenis sabu oleh ibu rumah tangga berinisial DP, terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Banceuy, Kota Bandung, pada Sabtu (03/01/2026). Aksi nekat ibu rumah tangga yang sedang dalam kondisi hamil, berhasil digagalkan petugas jaga.

Petugas jaga Lapas langsung mengamankan pelaku, setelah menemukan barang bukti sabu berikut obat keras. Pelaku tergolong nekat, menyembunyikan barang terlarang tersebut di dalam bara yang dikenakan, sehingga berhasil diketahui saat melewati pemeriksaan.

Kepala Lapas Kelas II-A Banceuy, Eris Ramdani, membenarkan, ibu rumah tangga berinisial DP diamankan, karena diketahui membawa bungkusan berisi sabu dan obat keras saat hendak menjenguk suaminya yang ditahan. Suaminya berinisial MS, merupakan narapidana kasus pencurian, yang sedamg menjalani masa hukuman tiga tahun penjara.

“Benar, telah diamankan seorang ibu rumah tangga berinisial DP, hendak menyelundupkan narkoba ke dalam Lapas. Ditemukan bungkusan berisi narkoba jenisnsabu dan obat-obatan keras disembunyikan di dalam bra yang dikenakan,” ujar Eris, dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (04/01/2025).

Eris menjelaskan, saat memasuki Lapas, pelaku tidak diarahkan melewati pemeriksaan X-ray, atau body scanner, karena diketahui sedang hamil. Namun, petugas tetap menjalankan prosedur pemeriksaan secara manual, hingga menemukan barang bukti narkoba berupa delapan paket sabu dan 20 butir obat keras dari hasil penggeledahan.

Berdasarkan pengakuannya, pelaku mengaku, barang haram tersebut merupakan titipan seseorang. Pelaku disuruh memberikan kepada suaminya, MS.

“Kami langsung berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polrestabes Bandung. Pelaku dan kasusnya telah diserahkan untuk proses penanganan lebih lanjut,” jelas Eris.

Eris menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat pemeriksaan pengunjung di pintu masuk. Selain memperketat pengunjung yang besuk, pemeriksaan rutin dan berkala selalu dilakukan terhadap para petugas jaga Lapas, serta setiap kamar hunian warga binaan.

Editor

Recent Posts

Puncak Arus Mudik H-3, 94 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

SATUJABAR, BANDUNG--Puncak arus mudik Lebaran 2026 dari Jabotabek ke Jawa Barat, terjadi H-3 Lebaran, Rabu…

1 jam ago

Lalin Jalur Nagreg Terus Meningkat, Puncak Arus Mudik Kamis Malam

SATUJABAR, BANDUNG--Arus pemudik di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terus meningkat, memasuki H-2 Lebaran,…

2 jam ago

Pemerintah Kawal Kepulangan 2.190 Jemaah Umrah

SATUJABAR, JEDDAH – Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah…

2 jam ago

Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Pada Jum’at 20 Maret 2026, Ini Penjelasannya..

SATUJABAR, YOGYAKARTA - Penetapan awal Syawal 1447 H kembali menjadi perhatian publik, terutama terkait potensi…

2 jam ago

Kapan Puncak Arus Mudik Terjadi? Kata Polri H-2 Lebaran

SATUJABAR, CIKAMPEK – Puncak arus mudik lebaran diprediksi terjadi pada Rabu malam (18/3/2026) atau H-2…

4 jam ago

Tenang! Cadangan BBM Cukup Untuk 28 Hari

SATUJABAR, BATANG – Saat ini, cadangan BBM nasional tercatat berada pada kisaran 27-28 hari, sehingga…

4 jam ago

This website uses cookies.