FOTO pssi.org
Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 11 Maret 2025
Berikut hasil sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 11 Maret 2025
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
– Pertandingan: Dewa United FC vs Semen Padang
– Tanggal Kejadian: 05 Maret 2025
– Jenis Pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung.
– Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
– Pertandingan: Persita Tangerang vs PSS Sleman
– Tanggal Kejadian: 07 Maret 2025
– Jenis Pelanggaran: adanya suporter PSS Sleman sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan.
– Hukuman: denda Rp.25.000.000,-
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
– Pertandingan: Persija Jakarta vs Arema FC
– Tanggal Kejadian: 09 Maret 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar yaitu melakukan tekel keras yang membahayakan pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 4 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
– Pertandingan: Persija Jakarta vs Arema FC
– Tanggal Kejadian: 09 Maret 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar yaitu melakukan tekel keras terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung.
– Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp. 10.000.000,-
SATUJABAR, BANDUNG - Kabar mengejutkan datang dari klub raksasa Inggris, Liverpool FC. Penyerang andalan mereka,…
SATUJABAR, BANDUNG – Sungguh menyedihkan! Akhirnya legenda Liverpool itu benar-benar akan meninggalkan Liverpool pada akhir…
SATUJABAR, BANDUNG - Penanganan cepat dilakukan petugas gabungan setelah sejumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) roboh…
SATUJABAR, BANDUNG - Sejumlah taman kota di Kota Bandung terpantau dalam kondisi bersih dan terkendali…
SATUJABAR, JAKARTA – Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta Bogor Tangerang dan Bekasi selama periode arus…
SATUJABAR, SEMARANG - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa momentum puncak arus balik perlu dihadapi…
This website uses cookies.