Hani New Jeans hadiri Komite Lingkungan dan Ketenagakerjaan di Majelis Nasional. (Foto: x.com)
SATUJABAR, BANDUNG — Pada 15 Oktober, Hanni dari NewJeans menghadiri audit negara Komite Lingkungan dan Ketenagakerjaan di Majelis Nasional.
Hanni hadir sebagai saksi dan menceritakan pengalamannya tentang perundungan idol dan pelecehan di tempat kerja. Ia mengungkapkan bahwa dia memutuskan untuk hadir agar hal seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan.
“Saya tidak mengerti mengapa saya harus melalui ini dan mengapa orang tersebut mengatakan hal seperti itu di lingkungan kerja. Ini sudah terjadi lebih dari sekali atau dua kali, dan jika saya terus diam, ini akan berlalu dan terlupakan. Hal ini bisa terjadi pada siapa saja. Saya memutuskan untuk hadir, berharap agar trainee saat ini, senior, junior, atau rekan kerja lainnya tidak mengalami hal serupa.” ungkapnya.
Secara khusus, para penggemar sangat bangga dengan Hanni setelah mendengar pernyataan terakhirnya. Para penggemar memberikan dukungan penuh kepada Hanni dan memuji keberanian serta keteguhannya dalam menyampaikan pendapatnya.
Personel Girl Band New Jeans itu menjelaskan mengapa dia menghadiri audit tersebut sebagai narasumber. Dia mengungkapkan bahwa dia menyebutkan insiden antara dirinya dan manajer artis lain di HYBE.
“Saya membicarakan tentang bullying di tempat kerja yang saya alami selama siaran langsung bersama para anggota.” ujarnya.
Ia juga menegaskan kembali bahwa keputusan untuk hadir di acara tersebut adalah agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.(nza)
SATUJABAR, HOUSTON – Piala Dunia 2026, Sabtu 20 Juni 2026 waktu setempat atau Minggu 21…
SATUJABAR, SUKABUMI--Ayah dan anak tenggelam saat berenang di Pantai Pasir Putih, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.…
SAINT-CLOUD, PRANCIS - Pesawat terbaru dari Dassault Aviation, Falcon 10X, telah sukses menyelesaikan penerbangan pertamanya.…
SATUJABAR, JAKARTA – Macau Open 2026 berlangsung 16 - 21 Juni 2026 di Dome Pesta…
SATUJABAR, JAKARTA – Macau Open 2026 berlangsung 16 - 21 Juni 2026 di Dome Pesta…
SATUJABAR, SUMEDANG--Dua orang debt collector, atau penagih utang, di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi 'bulan-bulanan'…
This website uses cookies.