Gregoria Mariska Tunjung.(FOTO: Humas PBSI)
BANDUNG – Gregoria Mariska Tunjung harus menelan kekalahan dalam pertandingan melawan Malvika Bansod dari India dengan skor 24-26, 19-21.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Gregoria mengakui bahwa ia tidak menunjukkan performa terbaiknya.
“Saya seharusnya bisa bermain lebih baik dari yang ditampilkan hari ini. Kekalahan ini menjadi tamparan bagi saya, terutama setelah dua turnamen pertama pasca-Olimpiade yang hasilnya tidak sesuai harapan,” ujarnya dilansir situs PBSI.
Gregoria menjelaskan bahwa kesulitan terbesar dalam pertandingan kali ini adalah pergerakannya yang lambat.
“Saya hanya mengikuti irama lawan yang sedang percaya diri, sehingga permainan saya kurang nyaman. Selain itu, saya juga tidak menginisiasi serangan dengan baik,” tambahnya.
Meskipun demikian, ia mengungkapkan sisi positif dari penampilannya.
“Saya tidak mudah menyerah dan tetap berusaha mengejar ketertinggalan, sayangnya di penyelesaian akhir saya belum berhasil,” tutupnya.
Gregoria kini bertekad untuk memperbaiki performa dalam turnamen selanjutnya.
Pada 27 April 2026, satu jemaah wafat atas nama Kamariyah Dul Tayib (85 tahun) dari…
SATUJABAR, BEKASI--Proses evakuasi korban kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL)…
ASEAN Championship 2026 berlangsung 24 Juli-26 Agustus 2026. Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam,…
SATUJABAR, CIREBON--Peristiwa kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun…
SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh serta mempercepat…
Presiden menginstruksikan agar seluruh korban luka mendapatkan perawatan optimal hingga pulih. SATUJABAR, JAKARTA - Presiden…
This website uses cookies.