Tangkapan layar akun Instagram Warung Nasi Ibu Imas.
SATUJABAR, BANDUNG – Warung Nasi Ibu Imas yang terletak di Jalan Balonggede Kota Bandung menjadi salah satu andalan wisata kuliner Kota Bandung.
Bayangkan saja, ratusan bahkan mungkin ribuan orang mengunjungi kawasan kuliner yang terkenal dengan hidangan khas Sunda itu.
Akan tetapi, potensi wisata kuliner itu tercoreng oleh oknum juru parkir liar yang gentayangan di kawasan itu. Mereka dilaporkan mematok tarif se-enaknya.
Kondisi itu lambat laun tentu akan menjadi bumerang. Konsumen akan merasa tak nyaman dan bisa jadi kapok untuk mendatangi kembali.
Apalagi, situasi itu akan menyebar dengan cepat melalui media sosial.
Pengelola warung sendiri sudah meminta Pemerintah Kota Bandung untuk turun tangan menertibkan kawasan tersebut.
Seperti diungkapkan pada akun Instagram warungnasi_ibuimas yang bunyinya seperti ini.
kepada yang terhormat @bdg.dishub @saberpunglikotabandung @humas.polsek_regol dan dinas terkait lainnya mohon untuk ditindak tegas oknum parkir yang suka mematok tarif sesukanya di area warung kami khususnya untuk lokasi parkir di jl kautamaan istri (depan sekolah smp 43) & sebrang itc kebon kelapa. pengunjung dan warung kami merasa sangat sangat dirugikan oleh oknum tersebut, klo warung kami sepi akan ada imbas besar seperti kurangnya setoran pajak ke bapenda dan lainnya 🙏🏻
SATUJABAR, BANDUNG--Taufik Hidayat, pelaku penyekapan dan penganiayaan keji terhadap YT, wanita muda berusia 29 tahun…
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil mengungkap peredaran pakaian…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengapresiasi tingginya…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengumumkan penurunan suku…
SATUJABAR, WONOSOBO – Dieng Caldera Race 2026 kembali sukses diselenggarakan pada tanggal 19–21 Juni 2026…
SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah telah menyiapkan program stimulus tarif transportasi Libur Sekolah 2026 serta periode…
This website uses cookies.