Categories: Sport

Ganda Putra Indonesia Melaju ke Semifinal Hong Kong Open 2024

BANDUNG – Pada pertandingan hari ini, pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, berhasil melaju ke semifinal setelah mengalahkan Kim Gi Jung/Kim Sa Rang dari Korea dengan skor 21-13, 21-9.

Leo Rolly Carnando mengungkapkan meski menang cukup telak, namun pertandingan hari ini tidak mudah.

“Lawan kami adalah pemain senior yang sangat berpengalaman. Kami fokus pada setiap poin dan berusaha tidak terlena atau jumawa,” katanya dikutip situs PBSI.

Leo menambahkan bahwa dia bersama rekannya menerapkan strategi untuk menyerang terlebih dahulu.

“Karena yang menyerang biasanya memiliki peluang lebih besar untuk meraih poin.”

Sementara itu, Bagas Maulana menyatakan dirinya mewaspadai kematangan lawan, baik dari cara bermain maupun pukulan-pukulannya yang terarah.

“Kami yakin dengan pola permainan kami dan berharap Sabar/Reza bisa menang agar ganda putra Indonesia memiliki wakil di final nanti.”

Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani

Di sisi lain, pasangan ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juga sukses melaju ke semifinal setelah mengalahkan Man Wei Chong/Kai Wun Tee (Malaysia) dengan skor 21-18, 21-15.

Sabar Karyaman Gutama bersyukur bisa mencapai semifinal.

“Kami senang dengan performa kami di Hong Kong Open ini. Kami belajar dari kekalahan sebelumnya di Indonesia Open dan lebih fokus hari ini.”

“Besok kami akan menghadapi Leo/Bagas, dan pertandingan pasti akan ramai. Kami sudah saling mengenal dan akan berusaha sebaik mungkin.”

Moh Reza Pahlevi Isfahani menambahkan dirinya senang bisa konsisten dengan pola permainan kami dan mempertahankan kondisi hingga saat ini.

“Menjadi pencari nafkah dengan tanggung jawab tambahan membuat kami lebih termotivasi. Kami juga sangat beruntung bisa mendapatkan coaching dari Mohammad Ahsan.”

Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin

Namun, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin harus menelan kekalahan dari Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae (Korea) dengan skor 18-21, 17-21.

Muhammad Shohibul Fikri menyebut, “Momentum sering kali datang setelah interval, terutama di gim kedua. Saya banyak melakukan kesalahan, dan hal ini cukup mengecewakan. Lawan kami, Kang/Seo, dapat kembali mengontrol permainan setelah interval.”

Daniel Marthin menambahkan, “Setelah interval, permainan depan dipegang lawan, dan kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Kami harus belajar dari kekalahan ini dan berusaha lebih baik di turnamen selanjutnya. Meskipun hasil di tiga turnamen terakhir tidak memuaskan, kami berharap dapat meraih hasil yang lebih baik di China Open nanti.”

Editor

Recent Posts

Dugaan Pelecehan Atlet Panjat Tebing: Menpora Erick Dukung FPTI Fasilitasi Pelaporan ke Polisi

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan keberpihakan negara pada sejumlah…

2 jam ago

Sidang Ujaran Kebencian Youtuber Resbob, Minta Dipindah ke Surabaya

SATUJABAR, BANDUNG--Sidang lanjutan perkara ujaran kebencian terhadap Suku Sunda, kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung,…

2 jam ago

Menkomdigi Tegaskan Penundaan Akses Anak ke Media Sosial Berisiko Tinggi

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah menegaskan kebijakan perlindungan anak di ruang digital tidak bertujuan melarang anak…

2 jam ago

Menuju Industri Berkelanjutan, Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Industri Hijau

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi sektor manufaktur menuju industri yang berkelanjutan melalui…

7 jam ago

Fitch Pertahankan Rating Indonesia di BBB, Ini Respon Bank Indonesia

SATUJABAR, JAKARTA - Lembaga pemeringkat Fitch Ratings (Fitch) mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada…

7 jam ago

OJK Geledah Kantor PT MASI di Jakarta, Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penggeledahan di kantor PT MASI yang berlokasi…

7 jam ago

This website uses cookies.