Febriana Dwipuji Kusuma dan Amallia Cahaya Pratiwi BWF 2024.(FOTO: Humas PBSI)
BANDUNG – Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, berhasil meraih kemenangan pada pertandingan kedua WD Group Stage Grup B BWF World Tour Finals 2024. Mereka mengalahkan pasangan Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, dengan skor 21-15, 21-12.
Amallia Cahaya Pratiwi mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut. “Alhamdulillah, saya sangat senang bisa meraih kemenangan pertama di BWF World Tour Finals. Selain itu, secara permainan juga jauh lebih baik dari kemarin,” ujarnya dikutip laman PBSI.
Ia menambahkan bahwa kemenangan di gim pertama menjadi kunci keberhasilan mereka. “Di gim pertama menjadi kunci kemenangan kami. Ketika dapat gim pertama, kami menjadi lebih percaya diri, sementara lawan banyak melakukan kesalahan di gim kedua, itu yang bisa kami manfaatkan. Kami tidak mengendurkan permainan,” kata Amallia.
Menjelang pertandingan selanjutnya melawan Chen/Jia, Amallia mengungkapkan tekadnya. “Besok kami akan nekat, bermain maksimal, bermain bagus, hasil nanti belakangan. Ini juga akan menjadi pertemuan kami lagi setelah tahun lalu di Asian Games, di kota yang sama, Hangzhou,” tambah Amallia.
Febriana Dwipuji Kusuma menambahkan bahwa mereka terus menyerang dan tidak memberi kesempatan bagi lawan untuk berkembang. “Kami bermain terus menyerang, tidak membiarkan mereka berkembang. Selain itu, kami bermain lebih sabar. Yang terpenting dari start sampai akhir, kami bisa menjaga fokus,” jelas Febriana.
Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21…
Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026 SATUJABAR, BANDUNG – Berikut harga…
Hendra yang bertahun-tahun menjadi andalan tim Thomas Indonesia di sektor ganda, kini akan duduk di…
Pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengatakan latihan pertama ini sangat penting untuk…
Ekosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong…
Meutya menekankan tanpa proses pewarisan pengalaman, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun oleh jurnalis…
This website uses cookies.