Berita

Ekspedisi Rupiah Berdaulat Raih Penghargaan Internasional

SATUJABAR, BANDUNG – Inisiatif Bank Indonesia (BI) dalam mengedarkan uang Rupiah hingga ke daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil) yang dikemas dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB), meraih penghargaan internasional lingkup bank sentral yakni Central Banking Award (CBA) ke-11 (21/3) untuk kategori currency initiative.

Panitia CBA mengapresiasi inovasi dan keunggulan BI dalam pengelolaan uang tunai termasuk distribusi di tengah kondisi geografis Indonesia yang menantang.

“Sepanjang 2023, ekspedisi ini telah menjangkau lebih dari 100 pulau terpencil untuk menyediakan Uang Layak Edar kepada masyarakat luas,” pungkas Deputi Gubernur BI, Doni P. Joewono sehubungan apresiasi ERB tersebut dilansir situs Bank Indonesia.

CBA memahami tantangan unik Indonesia untuk mendistribusikan uang tunai ke lebih dari 14.000 pulau di NKRI, sehingga tidak mudah melakukan distribusi di tengah keterbatasan moda transportasi, kondisi cuaca ekstrem, dan konektivitas antar wilayah.

Sinergi Bank Indonesia dengan TNI Angkatan Laut yang diwujudkan melalui ERB, yaitu kegiatan distribusi uang Rupiah untuk menjangkau wilayah terdepan, terluar dan terpencil dengan menggunakan kapal perang TNI Angkatan Laut menjadi poin penting bagi penilaian CBA.

Kolaborasi ini tidak hanya terkait moda, tetapi juga proses pendistribusian, pengamanan, dan pengawalan. Kolaborasi dari tahun 2012 hingga 2023 ini telah menghasilkan 110 kegiatan penukaran kas keliling di 3T dengan jangkauan 565 pulau.

CBA adalah penghargaan yang diselenggarakan oleh The Central Banking atas inovasi dan keunggulan bank sentral dalam menghadapi tantangan kebijakan dan operasional yang signifikan di tengah meningkatnya tekanan inflasi, perubahan teknologi yang cepat, dan transisi lingkungan.

The Central Banking merupakan platform media internasional yang berfokus pada kebanksentralan di 120 negara.

TENTANG EKSPEDISI

Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan agenda tahunan sejak tahun 2012 yang bertujuan memastikan ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar guna menjaga kelancaran aktivitas perekonomian dan mendukung momentum pemulihan ekonomi nasional.

ERB sebagai komitmen BI dalam distribusi uang Rupiah, pada tahun ini akan dilakukan di 18 provinsi. Setiap upaya dalam distribusi termasuk penghargaan yang diperoleh merupakan apresiasi milik bersama mengingat kegiatan ERB ini merupakan bentuk kerja sama antara Kementerian/Lembaga, termasuk TNI-AL.

Penghargaan ini juga merupakan kebanggaan masyarakat dan diharapkan dapat menumbuhkan dan memperkuat rasa nasionalisme serta membangun kesadaran pentingnya menjaga kedaulatan NKRI, atas dasar bahwa Rupiah merupakan satu-satunya alat pembayaran yang sah dan wajib digunakan di seluruh wilayah NKRI.

Editor

Recent Posts

Dugaan Pelecehan Atlet Panjat Tebing: Menpora Erick Dukung FPTI Fasilitasi Pelaporan ke Polisi

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan keberpihakan negara pada sejumlah…

1 jam ago

Sidang Ujaran Kebencian Youtuber Resbob, Minta Dipindah ke Surabaya

SATUJABAR, BANDUNG--Sidang lanjutan perkara ujaran kebencian terhadap Suku Sunda, kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung,…

1 jam ago

Menkomdigi Tegaskan Penundaan Akses Anak ke Media Sosial Berisiko Tinggi

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah menegaskan kebijakan perlindungan anak di ruang digital tidak bertujuan melarang anak…

2 jam ago

Menuju Industri Berkelanjutan, Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Industri Hijau

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi sektor manufaktur menuju industri yang berkelanjutan melalui…

6 jam ago

Fitch Pertahankan Rating Indonesia di BBB, Ini Respon Bank Indonesia

SATUJABAR, JAKARTA - Lembaga pemeringkat Fitch Ratings (Fitch) mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada…

6 jam ago

OJK Geledah Kantor PT MASI di Jakarta, Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penggeledahan di kantor PT MASI yang berlokasi…

6 jam ago

This website uses cookies.