Berita

Dirut Bank Sumedang: Estimasi PAD 2025 Sebesar Rp 10,3 Miliar, Naik 53,73 Persen

SATUJABAR, SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang mulai mematangkan arah pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor keuangan. Hal itu tercermin dalam Rapat Persiapan Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) BPR Bank Sumedang Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir didampingi Sekda Tuti Ruswati di Ruang Rapat Bupati, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) Lantai 2, Senin (15/12/2025).

Rapat tersebut menjadi forum strategis untuk mengulas tantangan perbankan daerah di tengah laju transformasi digital sektor keuangan sekaligus memastikan Bank Sumedang tetap berkontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Direktur Utama PT BPR Bank Sumedang Yanti Krisyana Dewi mengungkapkan, RKA 2026 disusun dengan fokus pada penyempurnaan pengembangan kelembagaan, penguatan adaptasi teknologi, serta peningkatan integritas pegawai sebagai fondasi kepercayaan publik.

Menurut Yanti, salah satu tantangan utama yang masih dihadapi adalah kesenjangan antara tingkat literasi dan penggunaan layanan keuangan. Saat ini, tingkat literasi masyarakat baru mencapai sekitar 66 persen, sementara tingkat penggunaan layanan keuangan sudah menyentuh 92 persen. “Artinya, banyak masyarakat yang sudah menggunakan layanan perbankan, namun belum sepenuhnya memahami produk dan risikonya. Ini menjadi tanggung jawab kami untuk memperkuat edukasi keuangan,” ujarnya dikutip laman Pemkab Sumedang.

Bank Sumedang mencatat tren simpanan yang lebih didominasi tabungan dibandingkan deposito. Pada tahun 2026, manajemen telah menyiapkan skema untuk meningkatkan kualitas tabungan, menekan porsi deposito, serta memperluas kerja sama simpanan antarbank dan penyaluran kredit.

Kontribusi Bank Sumedang terhadap PAD juga menunjukkan peningkatan signifikan. Estimasi PAD tahun 2025 diproyeksikan mencapai Rp10,3 miliar, naik dari Rp6,7 miliar pada tahun 2024. Sementara kebijakan hapus buku, ditegaskan Yanti, bersifat administratif dan tidak menghilangkan kewajiban debitur, melainkan hanya pemindahan pencatatan.

Sementara itu, Bupati Dony Ahmad Munir menegaskan agar Bank Sumedang memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi lokal, bukan semata lembaga keuangan pencetak laba. “Bank Sumedang harus hadir memberdayakan nasabah, termasuk dengan membangun kerja sama dengan pelaku usaha di Sumedang, agar perputaran ekonomi daerah semakin kuat,” kata Bupati Dony.

Ia juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui kegiatan benchmarking BPR se-Indonesia yang dilakukan secara berkala dan diikuti oleh pegawai Bank Sumedang. Dalam menghadapi era digital, Bupati juga menekankan pentingnya memaksimalkan penggunaan layanan mobile banking pospay sebagai bagian dari transformasi perbankan daerah yang lebih modern, efisien, dan mudah diakses masyarakat.

Dari sisi anggaran, Bupati Dony memberikan penekanan khusus pada prinsip kehati-hatian dan efisiensi. Penggunaan anggaran tahun 2026 diminta lebih kecil dibandingkan tahun 2025, tanpa mengurangi kualitas layanan maupun kinerja Bank Sumedang.

Editor

Recent Posts

Sudah 70 Korban Longsor Cisarua Ditemukan, 10 Lagi Masih Dicari

SATUJABAR, BANDUNG--Cuaca cerah hari kedelapan mendukung proses pencarian korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua,…

21 jam ago

Investor Kuwait Tertarik Tanam Modal di Peternakan Ayam & Kebun Kopi

SATUJABAR, SUMEDANG – Investor Kuwait menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Sektor…

23 jam ago

Blitz Tactical Tawarkan Sensasi Dar Der Dor!

SATUJABAR, BANDUNG - Kota Bandung kini memiliki pilihan destinasi hiburan yang berbeda. Blitz Tactical, indoor…

23 jam ago

Nama-nama Taman Kota Bandung Akan Bertema Sejarah dan Budaya

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mengkaji penataan nama taman-taman kota dengan pendekatan…

23 jam ago

KONI Pusat Dukung Peluncuran Kelas Olahraga Sekolah Islam Terpadu Al Madinah

SATUJABAR, JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn…

23 jam ago

Kasus Serangan Anjing di Warung Muncang, Farhan: Utamakan Keselamatan Warga!

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan penanganan insiden serangan anjing yang terjadi di…

23 jam ago

This website uses cookies.