Berita

Dinas ESDM Tutup 118 Tambang Ilegal di Jawa Barat, Kabupaten Sumedang Terbanyak

SATUJABAR, BANDUNG–Sebanyak 118 lokasi tambang ilegal yang tersebar di wilayah Provinsi Jawa Barat, ditutup Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Lokasi tambang ilegal terbanyak berada di wilayah Kabupaten Sumedang.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melakukan penutupan terhadap 118 lokasi tambang ilegal. Tindakan tegas menutup ratusan lokasi dan menghentikan aktivitas tambang ilegal, atau tanpa izin tersebut, tersebar di 27 Kabupaten dan Kota di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan data Dinas ESDM Jawa Barat, total ada 176 titik lokasi tambang ilegal, dengan 11 jenis komoditas, seperti tambang pasir, tanah urug, batu, dan emas. Lokasi tambang ilegal tersebut, paling banyak berada di wilayah Kabupaten Sumedang.

“Total ada 118 titik tambang ilegal sudah ditutup sepanjang semester pertama tahun 2025. Pelaku pertambangan tanpa ijin, didominasi 130 perseorangan, dan 46 dikelola badan usaha,” ujar Kepala Dinas ESDM Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono, dalam keterangannya, Kamis (03/07/2025).

Bambang mengatakan, dari 176 titik lokasi tambang ilegal, terbanyak berada di wilayah Kabupaten Sumedang ada 31 lokasi. Disusul Kabupaten Subang ada 24 lokasi, Kabupaten Bogor ada 23 lokasi, dan Kabupaten Sukabumi ada 20 lokasi.

Dinas ESDM Jawa Barat baru menutup dan menghentikan aktivitas penambangan ilegal di 118 lokasi. Sisanya sebanyak 58 lokasi, segera menyusul untuk dilakukan penutupan.

“Tindak tegas ini bentuk komitmen Pemprov Jawa Barat untuk menjaga dan melindungi lingkungan. Kami terus mendorong aktivitas pertambangan sesuai aturan dan kaidah yang telah ditetapkan” kata Bambang.

Bambang mengungkapkan, Dinas ESDM telah mempersiapkan penguatan di internal untuk melakukan pengawasan terhadap para pelaku pertambangan tanpa izin. Bambang berharap melalui pengawasan ketat, tidak ada lagi lokasi tambang ilegal di Jawa Barat

“Harapannya, semakin kuatnya kapasitas di internal dengan pengawasan ketat, Dinas ESDM dapat terus memastikan setiap aktivitas pertambangan di wilayah Jawa Barat berjalan aman, sesuai aturan yang wajib ditempuh, dengan tetap menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan,” ungkap Bambang.(chd).

Editor

Recent Posts

Pejabat BKAD Purwakarta Dua Hari Tidak Masuk Kerja Sebelum Ditemukan Tewas

SATUJABAR, PURWAKARTA--Penyebab kematian Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)…

2 jam ago

Macau Open 2026: Ali/Devin Lewati Babak 32 Besar

SATUJABAR, JAKARTA – Macau Open 2026 berlangsung 16 - 21 Juni 2026 di Dome Pesta…

2 jam ago

Macau Open 2026: Sejumlah Wakil Indonesia Lewati Babak 32 Besar

SATUJABAR, JAKARTA – Macau Open 2026 berlangsung 16 - 21 Juni 2026 di Dome Pesta…

5 jam ago

Kementerian ESDM, Pagu Indikatif 2027 Rp27,335 Triliun

SATUJABAR, JAKARTA - Pembangunan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat menjadi arah utama kebijakan anggaran Kementerian…

8 jam ago

CHOES X GENSi 2026 Lahirkan 15.000 Kreator Muda

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan…

8 jam ago

Haji 2026: Sebanyak 96.155 Jemaah Sudah di Tanah Air

SATUJABAR, MAKKAH - Haji 2026 masih dalam fase pemulangan jemaah bersamaan dengan operasional penyelenggaraan ibadah…

8 jam ago

This website uses cookies.