Berita

Dilaporkan Hilang, Nelayan Ditemukan di Tewas Perairan Ujunggenteng

SATUJABAR, SUKABUMI — Setelah dilaporkan hilang, seorang nelayan di Sukabumi, Jawa Barat, ditemukan sudah menjadi mayat. Mayat nelayan bernama Totong ditemukan mengambang di perairan Ujunggenteng.

Sejak berangkat dari rumahnya untuk melaut, Sabtu (12/10/2024) dinihari, nelayan bernama Totong, berusia 60 tahun, tidak kembali lagi. Warga Kampung Cibayawak, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuled, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan hilang, ditemukan sudah menjadi mayat.

Menurut Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, korban ditemukan sudah menjadi mayat, pada Senin (14/10/2024) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB. Mayat korban ditemukan mengambang mengenakan celana panjang berwarna hitam tanpa memakai baju, di perairan Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi.

“Sejak menerima laporan hilang dari istrinya, kami langsung melakukan upaya pencarian. Nelayan bernama Totong, berusia 60 tahun, berhasil ditemukan sudah menjadi mayat di perairan Ujunggenteng, dan langsung dievakuasi ke daratan,” ujar Tenda, saat dikonfirmasi, Senin (14/10/2024).

Tenda mengatakan, Totong dilaporkan hilang di wilayah Tegalbuleud setelah pergi melaut, pada Sabtu (12/10/2024) dinihari. Korban pergi lagi sendirian, setelah malam harinya sempat kembali ke rumah menyimpan hasil tangkapan ikan bersama istrinya.

Korban pergi melaut menggunakan perahu jenis ketingting untuk menangkap ikan di muara Sungai Cikaso dan tidak kembali lagi. Keesokan harinya, perahu yang digunakan korban ditemukan nelayan sudah terbalik di perairan Ciroyom,” jelas Tenda.

“Operasi pencarian melibatkan Tim SAR gabungan dari Polairud, Polsek Tegalbuleud, HNSI, Pokmaswas, Karang Taruna, dan warga setempat. Mayat korban ditemukan setelah dua hari dilakukan upaya pencarian,” ungkap Tenda.

Tenda berharap peristiwa yang menimpa korban menjadi pelajaran bagi para nelayan lainnya. Para nelayan diminta lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dengan tidak memaksakan pergi melaut disaat kondisi cuaca tidak menentu.(chd).

Editor

Recent Posts

Polisi Gulung Komplotan Pembalak Kayu di Gunung Ciremai Kuningan

SATUJABAR, KUNINGAN--Komplotan pembalak liar, atau illegal loging, di Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, digulung…

2 jam ago

Beri Rumah Buat Warga Tinggal di Kandang Kambing, Kapolda Jabar Minta Polres Bangun Rumah Layak

SATUJABAR, CIANJUR--Polda Jawa Barat memberi rumah baru yang dibangun berkolaborasi dengan komunitas sosial buat seorang…

4 jam ago

Harga Minyak Mentah Indonesia Desember 2025 Tertekan, Ini Sebabnya…

SATUJABAR, JAKARTA - Rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) bulan Desember 2025 ditetapkan pada…

13 jam ago

77 Tunawisma Dijaring Dari Operasi Penjangkauan Oleh Pemkot Bandung

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melaksanakan operasi penjangkauan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS)…

13 jam ago

Isra Mi’raj 2026: Saatnya Mengunjungi Galeri Rasulullah di Masjid Raya Al Jabbar Kota Bandung

SATUJABAR, BANDUNG - Ingin mengetahui perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW dengan cara yang mengasyikan? Sepertinya…

13 jam ago

Pesan Ketum KONI Kepada PTMSI: Persatuan Adalah Kunci Kemenangan

SATUJABAR, JAKARTA - Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman…

13 jam ago

This website uses cookies.