Paslon Yanuar-Udin telah memiliki solusi atas persoalan-persoalan yang harus segera diselesaikan.
SATUJABAR, BANDUNG — Calon Bupati nomor 3 Yanuar Prihatin dan Wakil Bupati Kuningan Udin Kusnedi rutin menyosialisasikan program-program kampanyenya guna memenangkan hati rakyat. Salah satu programnya adalah menjadikan Kuningan sebagai Kota Angklung sehingga dapat mengangkat minat wisatawan lokal dan mancanegara.
Program itu sempat dipaparkan dalam Debat Publik Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan 2024 pada 3 November 2024. “Diharapkan tingkat kunjungan turis akan mendongkrak para pelaku usaha dan juga perekonomian masyarakat,” kata Yanuar dalam keterangan pers pada Jumat (8/11/2024).
Paslon Yanuar-Udin ini kemudian ingin menjadikan Kuningan Kota Unggul dengan menetapkan satu produk unggulan setiap desa. Targetnya, sebanyak 150 desa sehingga desa-desa akan menjadi mandiri dan tidak lagi mengandalkan bantuan dari pusat.
Berikutnya, Yanuar-Idin menjanjikan membuka lapangan kerja untuk menyerap 30 ribu tenaga kerja guna mengurangi pengangguran. Selanjutnya, akan ada WIFI gratis di setiap desa untuk memberi akses informasi seluas-luasnya kepada masyarakat.
“Selanjutnya, perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Bantuan untuk pesantren, masjid, musholla, organisasi kemasyarakatan/kepemudaan/kemahasiswaan berikut kesejahteraan guru, guru ngaji, tenaga honorer, ASN, serta perangkat desa,” ujar Yanuar.
Yanuar juga menjanjikan gelontoran bantuan modal bagi UMKM, koperasi, kelompok tani, BUMDES, wirausaha muda dan pemula, serta wirausaha wanita. Dengan begitu, Yanuar optimistis dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari semula sekitar Rp350 miliar menjadi Rp1 triliun.
“Program penting lainnya seperti menaikkan APBD dari Rp 2,8 triliun menjadi Rp4 triliun, menargetkan sebanyak 25 ribu orang bisa berkuliah hingga jenjang S1,” katanya.
Yanuar yang selama menjabat anggota DPR RI itu rajin turun ke daerah pemilihan di Kuningan sehingga merasa paham kondisi di Kuningan. Dia mengklaim, telah memiliki solusi atas persoalan-persoalan yang harus segera diselesaikan.
“Kami memiliki jaringan di tingkat pusat maupun internasional, sehingga mempermudah ketika menjadi Bupati Kuningan dalam mengakses kerja sama,” ujarnya. (yul)
SATUJABAR, GUADALAJARA - Piala Dunia 2026 berlangsung 11 Juni- 19 Juli 2026 waktu setempat atau…
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Jum’at 19/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang…
SATUJABAR, JAKARTA – PLN menggelar RUPS 2026 di kantor Kementerian BUMN di Jakarta pada Kamis…
SATUJABAR, KUNINGAN - Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar optimistis pembangunan Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS)…
Haji 2026 masih dalam proses pemulangan jemaah. Menurut Kemenhaj sebanyak 55 persen jemaah hari telah…
SATUJABAR, VANCOUVER - Piala Dunia 2026 berlangsung 11 Juni- 19 Juli 2026 waktu setempat atau…
This website uses cookies.