Berita

Cekcok Gegara 3 Buah Mangga, Kakak Terkapar Ditebas Adik di Garut

SATUJABAR, GARUT–Cekcok mulut dua kakak-beradik di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berujung golok melayang. Sang adik tega menebas kakaknya menggunakan golok hingga terkapar bersimbah darah, setelah tidak terima ditegur saat diketahui mengambil tiga buah mangga di lahan kebun warisan orangtuanya yang diperebutkan.

Pria berinsial AD, 42 tahun. harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah tega menebas kakaknya sendiri bernama Masdar, 55 tahun, menggunakan golok hingga terkapar bersimbah darah. AD ditangkap Tim Sancang Satreskrim Polres Garut, tidak lama setelah melakukan tindakan brutalnya.

Peristiwa berdarah terjadi di kawasan perkebunan Kampung Panimbang, Desa Girimukti, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut. Berawal dari cekcok mulut hanya gara-gara pelaku tidak terima ditegur sang kakak saat mengambil tiga buah mangga.

“Kejadiannya di kawasan perkebunan Kampung Panimbang, Desa Girimukti, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, pada Jumat, (26/09/2025) lalu. Pelaku dan kakaknya sudah lama memiliki permasalahan terkait rebutan lahan kebun warisan yang ditinggalkan orangtuanya,” ujar Kasatreskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin kepada wartawan di Mapolres Garut, Selasa (30/09/2025).

Joko mengatakan, keduanya kerap cekcok, dan puncaknya terjadi, Jum’at (26/09/2025). Sebelum kejadian, pelaku mendatangi kebun dan memetik tiga buah mangga, diketahui korban yang langsung menegurnya.

“Jadi, pelaku tidak terima saat ditegur korban Pelaku marah dan langsung mencabut golok dari pinggangnya kemudian menebaskannya ke arah korban,” kata Joko.

Tindkan penganiayaan memgakibatkan korban menderita sejumlah luka bacokan di bagian kepala dan badan. Pelaku menebasnya secara membabi-buta dan baru terhenti setelah warga mendorongnya.

Pelaku saat ini sudah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Garut. Pelaku dijerat Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tentang Tindak Pidana Penganiayaan.

Editor

Recent Posts

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

PAPUA BARAT – Helikopter water bombing dikerahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat upaya…

5 jam ago

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

JAKARTA – Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya…

5 jam ago

Merdeka Run 2026: Pelatih Timnas Indonesia Jadi Peserta

JAKARTA - Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menilai ajang lari Merdeka Run 2026 yang…

5 jam ago

Kementerian LH Tindak Perusahaan Pencemar Lingkungan

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengambil langkah tegas dengan menyegel saluran…

5 jam ago

Buron 9 Bulan, Terduga Pemburu Rusa di Pulau Komodo Ditangkap

BIMA - Kementerian Kehutanan melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah…

6 jam ago

Operasi Modifikasi Cuaca Tekan Karhutla di Kalimantan

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dipusatkan di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Jumat (28/8/2026)…

6 jam ago

This website uses cookies.