Bibit pohon di Gedung Negara Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)
BANDUNG – Ratusan bibit tanaman produktif, seperti pohon durian, mangga, rambutan, dan jenis buah-buahan lainnya, terlihat berjejer di depan Gedung Negara Sumedang.
Bibit-bibit tanaman ini merupakan pengganti karangan bunga yang biasanya diberikan para partisipan sebagai ucapan selamat atas dilantiknya Bupati Sumedang terpilih, Dony Ahmad Munir, dan Wakil Bupati Fajar Aldila.
Sebelumnya, Bupati Dony memberikan imbauan kepada para partisipan yang berniat memberikan ucapan dalam bentuk karangan bunga untuk menggantinya dengan bibit tanaman produktif.
“Bibit tanaman mempunyai manfaat untuk penghijauan dan bisa dikonsumsi bagi ketahanan pangan. Agar lebih bermanfaat, karangan bunga ucapan selamat mohon diganti dengan bibit tanaman produktif seperti buah-buahan,” ujar Bupati Dony dikutip situs Pemkab Sumedang.
Bupati Dony menjelaskan bahwa jenis tanaman yang diberikan tidak hanya memiliki fungsi konservasi lingkungan, tetapi juga dapat menghasilkan buah yang dapat dikonsumsi. “Biasanya setelah pelantikan, karangan bunga itu menumpuk dan menjadi sampah. Dengan cara ini, dinas, kantor, dan lembaga yang turut mengucapkan selamat juga telah menjalankan efisiensi anggaran,” tambahnya.
Dengan inisiatif ini, Bupati Dony berharap bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Sumedang sekaligus mendukung upaya penghijauan dan ketahanan pangan.
SATUJABAR, BOGOR--Sakit hati yang sudah dipendam lama, diduga menjadi pemicu kasus pembunuhan disertai pencurian terhadap…
SATUJABAR, JAKARTA - Mobilitas wisatawan mancanegara melalui transportasi kereta api terus menunjukkan peningkatan di awal…
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perhubungan telah menyiapkan 841 kapal dengan total kapasitas angkut sekitar 3,2…
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…
SATUJABAR, BANDUNG - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke SMP…
SATUJABAR, BANDUNG--Peristiwa mengenaskan menimpa bocah yang masih duduk di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bandung…
This website uses cookies.