Tutur

Bupati Kuningan Guyub Warga di Acara Marak Ikan

SATUJABAR, KUNINGAN – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menghadiri kegiatan Marak Ikan Bersama Bupati yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milangkala ke-340 Desa Susukan, Kecamatan Cipicung, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang digelar di Pintu Air Dusun Puhun tersebut berlangsung meriah dan diikuti ratusan warga masyarakat.

Kehadiran Bupati Dian disambut antusias warga yang sejak pagi memadati lokasi kegiatan. Tradisi menangkap ikan bersama atau yang dikenal masyarakat sebagai “ngoyok” menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan dalam perayaan hari jadi desa tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Kabupaten Kuningan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Perikanan, Camat Cipicung, unsur Forkompimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Susukan.

Dalam sambutannya, Bupati Dian Rachmat Yanuar mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat Desa Susukan atas peringatan Milangkala ke-340. Ia menilai usia desa yang telah mencapai lebih dari tiga abad menjadi bukti panjang perjalanan masyarakat dalam menjaga persatuan dan membangun daerahnya.

“Selamat Hari Jadi ke-340 Desa Susukan. Semoga desanya semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera. Usia 340 tahun merupakan perjalanan yang panjang dan menjadi bukti kuatnya kebersamaan masyarakat dalam menjaga serta membangun desa hingga saat ini,” ungkap Bupati seperti dikabarkan Humas Pemkab Kuningan.

Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kuningan akan terus berupaya mendorong pembangunan yang merata hingga ke desa-desa. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dian menyoroti makna filosofis dari tradisi marak ikan yang digelar masyarakat Desa Susukan. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi mengandung nilai kebersamaan, silaturahmi, dan kerja sama yang sejalan dengan semangat pembangunan.

“Ngoyok atau menangkap ikan bersama bukan hanya soal mendapatkan ikan. Ada nilai kebersamaan, gotong royong, dan silaturahmi yang harus terus dijaga. Dengan kebersamaan, kita bisa memperoleh hasil yang lebih besar. Begitu pula dalam pembangunan, ketika masyarakat dan pemerintah berjalan bersama, maka kemajuan akan lebih mudah diwujudkan,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memelihara budaya silih asah, silih asih, silih asuh sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat dan modal sosial dalam mewujudkan Kabupaten Kuningan yang semakin maju.

Suasana semakin semarak ketika Bupati Dian memberikan hadiah kepada peserta yang berhasil memperoleh tangkapan ikan terbanyak. Pengumuman tersebut disambut sorak gembira masyarakat yang mengikuti kegiatan marak ikan.

Melalui momentum Milangkala ke-340 Desa Susukan, Bupati berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap tradisi lokal dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas masyarakat Kuningan.

“Semoga Desa Susukan semakin maju, masyarakatnya sehat, sejahtera, dan senantiasa diberikan keberkahan. Mari kita jaga kekompakan dan terus bergandengan tangan membangun Kuningan yang lebih baik,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Desa Susukan, Toto Ciptarasa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan atas dukungan yang selama ini diberikan kepada desanya. Menurutnya, sejumlah program pembangunan yang telah direalisasikan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, berbagai pembangunan yang telah dilaksanakan mulai dari infrastruktur jalan, pengaspalan, hingga pembangunan sarana pendukung lainnya telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Susukan. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada desa kami,” ujarnya.

Salah seorang warga Desa Susukan, Asep (47), mengaku senang dapat mengikuti kegiatan marak ikan bersama Bupati. Menurutnya, tradisi yang telah berlangsung turun-temurun tersebut menjadi momen kebersamaan yang selalu dinantikan masyarakat.

“Setiap ada marak ikan suasananya selalu ramai dan penuh kebersamaan. Apalagi kali ini dihadiri langsung oleh Pak Bupati, jadi masyarakat merasa lebih dekat dengan pemerintah. Kegiatan seperti ini bukan hanya hiburan, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Siti (38), warga Dusun Puhun. Ia menilai peringatan Milangkala Desa Susukan tahun ini berlangsung meriah dan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat.

“Kami merasa bangga desa kami bisa mencapai usia 340 tahun. Semoga Desa Susukan semakin maju dan kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat seperti ini terus dilestarikan karena menjadi bagian dari budaya dan identitas desa,” katanya.

BACA JUGA: Libur Sekolah 2026: Pemerintah Beri Diskon Tarif Transportasi

Editor

Recent Posts

Menu Olahan Mi Halal Terbaik di Dunia

Anda penyuka kuliner mi dan seorang muslim tentunya akan menyukai food travelling jika memiliki kesempatan…

41 menit ago

Haji 2026: 874 Jemaah Tiba di Kertajati Majalengka

Haji 2026 memasuki fase pemulangan jemaah dari Tanah Suci ke Tanah Air secara bertahap dengan…

1 jam ago

Haji 2026: Kepulangan Jemaah Capai 62 Persen

Haji 2026 memasuki fase pemulangan jemaah dari Tanah Suci ke Tanah Air secara bertahap dengan…

1 jam ago

Harga Kebutuhan Pokok di Kota Bandung Stabil

SATUJABAR, BANDUNG - Harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di pasar tradisional dan toko ritel Kota…

1 jam ago

Libur Sekolah 2026: Pemerintah Beri Diskon Tarif Transportasi

SATUJABAR, JAKARTA – Libur sekolah 2026 serta Libur Natal dan Tahun Baru 2026/2027 menjadi memanjakan…

2 jam ago

Macau Open 2026: M Yusuf Kandas di Semifinal

SATUJABAR, JAKARTA – Macau Open 2026 berlangsung 16 - 21 Juni 2026 di Dome Pesta…

2 jam ago

This website uses cookies.