Berita

Bupati Bogor Instruksikan ASN Hidup Sederhana Tanpa Flexing

SATUJABAR, CIBINONG – Dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah serta memperkuat citra positif aparatur negara di tengah masyarakat, Bupati Bogor Rudy Susmanto menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menerapkan pola hidup sederhana, bersahaja, dan hemat.

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/490-BKPSDM tentang Peran Serta ASN dalam Upaya Menjaga Kondusifitas Wilayah Kabupaten Bogor.

 

Hindari Flexing, Tumbuhkan Keteladanan

Salah satu poin utama dalam surat edaran ini adalah larangan bagi ASN melakukan “flexing” atau mempertontonkan gaya hidup mewah, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun melalui media sosial. Kebiasaan tersebut dinilai tidak sesuai dengan semangat pengabdian ASN sebagai pelayan publik yang seharusnya hidup sederhana dan membumi.

Bupati menegaskan bahwa ASN harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

“Dengan keteladanan ASN, diharapkan tercipta suasana yang aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Bogor,” ujar Bupati Bogor dalam keterangannya.

 

10 Komitmen ASN Jaga Keamanan dan Ketertiban

Surat edaran tersebut juga mencantumkan 10 poin penting sebagai pedoman sikap dan perilaku ASN dalam menjalankan tugas, antara lain:

Setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945.

Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui sikap toleransi dan gotong royong.

Mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Melaporkan potensi gangguan keamanan dan kerugian negara.

Melaksanakan setiap kebijakan pemerintah yang sah secara profesional.

Menjunjung tinggi integritas dan etika kerja.

Menjadi teladan di lingkungan kerja maupun masyarakat.

Menolak provokasi, ujaran kebencian, dan penyebaran hoaks.

Memberikan pelayanan publik secara humanis, ramah, dan beretika tinggi.

Menumbuhkan keimanan dan ketakwaan, serta aktif dalam kegiatan keagamaan.

 

Empati Sosial dan Nilai Kemanusiaan

Sebagai bagian dari semangat empati sosial, ASN juga diminta untuk menunda perjalanan ke luar negeri dan menampilkan gaya hidup yang relevan dengan kondisi sosial masyarakat. Dalam pelayanan publik, sikap sopan, santun, dan menjunjung nilai kemanusiaan menjadi hal yang ditekankan.

ASN juga diajak untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan sesuai agama masing-masing, melalui peningkatan ibadah, doa, dan keterlibatan dalam kegiatan keagamaan yang menciptakan suasana damai dan penuh kasih sayang.

Dengan penerapan nilai-nilai ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap ASN mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat kepercayaan publik, dan menciptakan pelayanan yang lebih berkualitas dan beretika.

Editor

Recent Posts

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI)…

1 jam ago

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang…

1 jam ago

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis…

1 jam ago

Kayu Raru Kandidat Herbal Antidiabetes, Ungkap BRIN

SATUJABAR, JAKARTA - Diabetes masih menjadi tantangan kesehatan global, termasuk di Indonesia. Hampir setengah miliar…

2 jam ago

Bupati Bogor Apresiasi Event ‘Dash Run’

SATUJABAR, CIBINONG - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengapresiasi atas semangat luar biasa yang ditunjukkan anak-anak…

3 jam ago

Mantap! Daya Saing Kabupaten Sumedang Peringkat Satu di Jawa Barat, Peringkat Lima Nasional

SATUJABAR, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menempati peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dan peringkat kelima…

3 jam ago

This website uses cookies.