Berita

Bupati Bandung Tazkiah Ke Keluarga Korban Pembunuhan di Pacet

SATUJABAR, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan takziah atau melayat kepada keluarga korban pembunuhan di Kampung Ciburial Desa Sukarame Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung Jawa Barat.

Kapolsek Pacet Polresta Bandung AKP Hendri Noki mengatakan kunjungan itu mendapatkan pengamanan dari Polsek Pacet Polresta Bandung Polda Jawa Barat.

Bupati Bandung Dadang Supriatna bertazkiah pada Senin 5 Agustus 2024 sekitar pukul 11.00 wib s/d 12.05 WIB.

Turut dalam rombongan Bupati, pejabat SKDP, Satpol PP, Forkopimcam, kepala desa, dan awak media.

Selama kunjungan layatan itu, situasi berjalan aman dan kondusif.

Pelaku Ditangkap

Polresta Bandung berhasil mengungkap dan menangkap empat pelaku kasus pembunuhan yang terjadi di Kampung Bababakan, Desa Pangauban, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kasus pembunuhan ini baru dilaporkan pada Selasa, 30 Juli 2024, dan dalam waktu kurang dari 24 jam, pihak kepolisian berhasil menangkap seluruh pelaku.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menjelaskan bahwa salah satu anggota keluarga korban, IN (24), merasa kehilangan sejak Januari 2024.
Keluarga korban sudah mencari keberadaan IN selama tujuh bulan tanpa hasil, termasuk bertanya kepada suami sirinya, AS, yang kini menjadi tersangka utama.
“Selama kurun waktu tersebut, suami sirinya mengatakan bahwa korban sibuk dengan pekerjaan dan tidak bisa berkomunikasi dengan keluarganya,” ujar Kusworo saat konferensi pers di Mapolresta Bandung, Jumat, 2 Agustus 2024 kepada awak media.
Pada 28 Juli 2024, keluarga korban menerima informasi dari warga bahwa IN telah dibunuh oleh suaminya, tersangka AS.
Mendapatkan informasi tersebut, keluarga korban segera melaporkannya ke Polsek Pacet Polresta Bandung, yang langsung melakukan pencarian.
Korban ditemukan telah dikubur di area perkebunan dan perbukitan di Desa Pangauban, tidak jauh dari rumah pelaku. “Kami telah melakukan ekshumasi pagi ini dan jenazah telah dibawa untuk diotopsi oleh pihak kedokteran,” ujar Kusworo.
Dia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan tersangka, motif pembunuhan adalah cemburu setelah mendengar rumor bahwa korban selingkuh.
Meskipun tuduhan tersebut belum dapat dibuktikan, tersangka AS diduga melakukan pembunuhan dengan bantuan tiga orang temannya.
“Beberapa luka yang ditemukan pada jenazah sesuai dengan keterangan tersangka sudah dapat diidentifikasi, dan hasil otopsi akan menguatkan temuan tersebut,” tambah Kusworo.

Editor

Recent Posts

Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran Anjlok Usai Diresmikan, Dandim Akui Tidak Kontrol Beban

SATUJABAR, PANGANDARAN--Jembatan Gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaraan, Jawa Barat, tiba-tiba anjlok saat dilintasi Bupati Pangandaran,…

3 jam ago

Presiden Prabowo Terima Kartanu, Berlaku Seumur Hidup

JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menerima kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) yang diserahkan oleh…

4 jam ago

2 Dugaan Kasus Korupsi Disidik KPK di Pemkab Bogor, Kasus Upah Pungut dan Pengadaan Barang dan Jasa

SATUJABAR, JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan dugaan kasus tindak pidana korupsi di Pemerintah Kabupaten…

4 jam ago

Wali Kota Instruksikan Manajemen Baru PDAM Tirtawening Konsolidasi Keuangan

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meminta jajaran manajemen baru Perumda Tirtawening Kota Bandung…

4 jam ago

Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Anjlok Usai Diresmikan, Bupati Citra Alami Luka Memar

SATUJABAR, PANGANDARAN--Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, mengalami luka memar, setelah Jembatan Gantung Pongpet, yang baru diresmikannya…

5 jam ago

Dugaan Pidana Kebakaran Bromo Tengger Semeru Diselidiki

PROBOLINGGO – Kebakaran hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru diselidiki Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan…

7 jam ago

This website uses cookies.