Berita

BPOM Cabut Peredaran Obat Herbal Ilegal

SATUJABAR, BANDUNG–Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mencabut peredaran 19 obat herbal ilegal. Produk-produk tersebut dijual klaim menambah stamina hingga pelangsih tubuh, diketahui mengandung bahan kimia berbahaya dan menggunakan nomor izin edar palsu.

Menurut Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, dari 19 obat herbal yang di cabut peredarannya, 12 produk ditemukan berdasarkan hasil pengawasan lapangan. Sementara tujuh produk terlacak dari penjualan secara online.

Ke-19 produk herbal tersebut, terbukti mengandung bahan sildenafil, sibutramin, hingga obat antiinflamasi. Bahan-bahan kimia tersebut, tidak boleh digunakan secara sembarangan.

“Penggunaan obat keras hanya diperbolehkan dalam obat yang diberikan melalui resep dokter. Apabila mengonsumsinya tanpa pengawasan, maka dapat menimbulkan efek samping serius,” ujar Taruna Ikrar, Rabu (24/09/2025).

Taruna Ikrar mengatakan, kandungan bahan berbahaya, Sildenafil misalnya, bisa memicu gangguan jantung dan tekanan darah tidak stabil. Sementara Sibutramin yang dipasarkan diklaim sebagai pelangsing tubuh, sudah lama dilarang karena bisa meningkatkan risiko hipertensi hingga stroke.

BPOM mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan iklan obat herbal yang menjanjikan khasiat secara instan. Konsumen diminta selalu memeriksa izin edar resmi melalui situs, atau aplikasi BPOM Mobile untuk memastikan keamanan produk.

Berikut daftar 19 Obat herbal ilegal yang cicabut peredarannya oleh BPOM:

– Dewa Ranjang Black (TR176330912) PJ Sinar Sehat Sildenafil Sitrat Brantas: Deksametason, Natrium Diklofenak, Parasetamol
– Madu Tahan Lama (PIRT1093305509105217) : UD Depot Sildenafil Sitrat
– Urat Kuda Ginseng dan Sanrego (TR0003407355) PJ Kuda Sumbawa: Sildenafil Sitrat
– Jamu Kupu-Kupu Malam (TR001508741) PT SM Jaya Jateng: Sildenafil sitrat
– Klebun (TR973707782) PJ Sakera Mas: Sildenafil sitrat
– Xian Ling (TI051749334) GUIZHOU TONG JITANG: Deksametason
– Jempol Kecetit (TR993207236) PJ BISO JOYO: Parasetamol
– Brastomolo Kecetit – PJ Sumber Waras: Natrium Diklofenak, Parasetamol
– Kapsul Sari Buah Tin (TR053008490) PJ Syifa: Herbalis Betametason
– Kopi Macho (TR110828024) PT Lancar Sejahtera: Sildenafil Sitrat
– Kopi Jantan Gali-Gali (MD090910002236) PT Brazil Smart Investment : Sildenafil sitrat
– Kopi Arjuna PJ Esa Abadi: Sildenafil Sitrat
– Kopi Stamina Dewa Jantan (TR MD 182009124) PJ Dewa Herbal: Sildenafil Sitrat
– MAXMAN Capsules (QC175615431): Sildenafil sitrat
– Urat Kuda (TR006407353): Sildenafil Sitrat
– New Benpasti (TR043339540) CV Tiga Sekawan: Sildenafil Sitrat
– Madu Ginseng Siberia (TR176223001) CV Herba Utama: Sildenafil Sitrat, Tadalafil
– Slim Fast Super Strong
– Sibutramin

Editor

Recent Posts

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI)…

2 jam ago

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang…

2 jam ago

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis…

2 jam ago

Kayu Raru Kandidat Herbal Antidiabetes, Ungkap BRIN

SATUJABAR, JAKARTA - Diabetes masih menjadi tantangan kesehatan global, termasuk di Indonesia. Hampir setengah miliar…

3 jam ago

Bupati Bogor Apresiasi Event ‘Dash Run’

SATUJABAR, CIBINONG - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengapresiasi atas semangat luar biasa yang ditunjukkan anak-anak…

3 jam ago

Mantap! Daya Saing Kabupaten Sumedang Peringkat Satu di Jawa Barat, Peringkat Lima Nasional

SATUJABAR, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menempati peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dan peringkat kelima…

4 jam ago

This website uses cookies.