Ilustrasi kekerasan seksual anak.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, GARUT — Seorang oknum guru di Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditangkap polisi, setelah dilaporkan mencabuli bocah siswa sekolah dasar (SD). Oknum guru tersebut sudah ditetapkan tersangka dan ditahan di Markas Polres (Mapolres) Garut.
Oknum guru berinisial IR, pria berusia 32 tahun tersebut, ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut. Perbuatan bejat oknum guru mencabuli bocah siswa sekolah (SD), yang dilaporkan keluarganya, terjadi saat berada di kolam renang.
“Benar, sedang kami tangani setelah orangtua korban melaporkan kejadian tersebut. Oknum guru yang dilaporkan telah mencabuli anaknya, pelajar masih duduk di bangku sekolah dasar, sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan saat ini kami tahan,” ujar Kasatreskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, saat dikonfirmasi, Minggu (13/04/2025).
Joko menyebutkan, tersangka berinisial IR, pria berusia 32 tahun, sebagai guru seni dan budaya di sekolah korban. Perbuatan cabul dilakukan tersangka terhadap siswa laki-laki, anak didiknya saat sedang beraktivitas di kolam renang.
“Kami masih melakukan pendalaman. Berdasarkan keterangan korban, tersangka berbuat cabul saat korban di kolam renang sedang ada kegiatan bersama siswa lainnya,” kata Joko.
Joko mengungkapkan, proses penyelidikan dan penyidikan masih berjalan, karena tidak menutup kemungkinan korban tidak satu orang. Sementara ini, hanya satu orang yang mengaku dan melaporkan.(chd).
Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21…
Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026 SATUJABAR, BANDUNG – Berikut harga…
Hendra yang bertahun-tahun menjadi andalan tim Thomas Indonesia di sektor ganda, kini akan duduk di…
Pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengatakan latihan pertama ini sangat penting untuk…
Ekosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong…
Meutya menekankan tanpa proses pewarisan pengalaman, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun oleh jurnalis…
This website uses cookies.