Atalia Ridwan Kamil (jabarprov.go.id)
SATUJABAR, BANDUNG – Batik tamarin mampu memikat hati Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya.
Hal itu terjadi saat Atalia menghadiri Gelar Produk Dekranasda, UMKM dan OPOP di Cimahi Technopark, Kota Cimahi, Selasa (13/12/2022).
“Tadi saya melihat bagaimana kreativitas ini dimunculkan di kota yang indah ini ya, bagaimana tadi ada yang menarik yaitu ada batik tamarin jadi batik dengan menggeluarkan asam ini sesungguhnya masih masuk kategori batik,” ujarnya.
Batik tamarin ini pula produk kreatif yang paling menarik hati Atalia.
Batik tamarin dibuat menggunakan bahan lilin dingin sehingga bisa lebih mudah mengaplikasikannya.
Atalia berharap batik tamarin bisa dipertahankan dan menjadi kebanggaan Kota Cimahi.
“Maka saya mendorong agar supaya Kota Cimahi ini terus mendampingi terus bahkan menjadikan ini sebagai kebanggaan dari Cimahi. Tentu saja masih banyak produk-produk lainnya seperti lukisan-lukisan dari handuk,” kata Atalia.
Salah satu yang menjadi ikonik, kata Atalia, yakni adanya produk-produk yang dibuat menggunakan bahan bekas yang disulap menjadi ikon bangunan dalam bentuk kreatif.
“Dari barang-barang bekas yang yang indah sekali menjadi sebuah ikon-ikon bangunan yang ditampilkan dalam bentuk kreatif yang baru ya. Jadi saya kira ini bisa didorong sedemikian rupa , sukses terus untuk Kota Cimahi,” katanya.
SATUJABAR, BANDUNG--Polisi menemukan dua mayat laki-laki dan perempuan di dalam mobil terpakir di halaman rumah…
SATUJABAR, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi melalui Saudi Food and Drug Authority (SFDA) menetapkan larangan…
BANDUNG - Menyambut momen Idulfitri 1447 Hijriah, bank bjb memastikan kesiapan penuh dalam mendukung kebutuhan…
SATUJABAR, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto memanggil 28 pemain untuk mengikuti pemusatan…
SATUJABAR, CIANJUR--Hanya perkara dua buah labu siam yang diambilnya tanpa izin, seorang pria paruh baya…
SATUJABAR, INDRAMAYU - PT Polytama Propindo, produsen resin polipropilena terkemuka di Indonesia, sebagai perusahaan Penanaman…
This website uses cookies.