Berita

Bappebti Resmi Lantik Dua Calon Pedagang Fisik Aset Kripto

BANDUNG – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah mengesahkan dua Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) menjadi Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) melalui Surat Keputusan Kepala Bappebti Nomor 01/BAPPEBTI/PFAK/08/2024 dan 02/BAPPEBTI/PFAK/08/2024 yang terbit pada 1 Agustus 2024.

Kedua perusahaan yang kini resmi menjadi PFAK adalah PT Pintu Kemana Saja (PINTU) dan PT Bumi Santosa Cemerlang (Pluang).

Plt. Kepala Bappebti, Kasan, mengungkapkan bahwa pengesahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem aset kripto di Indonesia.

“Langkah ini adalah bagian dari upaya kami untuk memperkuat ekosistem aset kripto, yang sangat penting untuk perlindungan masyarakat sebagai pelanggan. PINTU dan Pluang sekarang resmi menjadi PFAK, dan ini merupakan kunci penguatan perlindungan bagi masyarakat,” kata Kasan di Jakarta, Rabu (7/8) melalui siaran pers.

Komitmen

Kasan menjelaskan bahwa proses CPFAK menjadi PFAK adalah bentuk komitmen Bappebti dan ekosistem aset kripto terhadap peraturan yang berlaku.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Bappebti (Perba) Nomor 8 Tahun 2021 yang diubah dengan Perba Nomor 13 Tahun 2022 mengenai Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka.

Regulasi ini bertujuan untuk memastikan kredibilitas pelaku usaha dan fokus pada aspek keamanan, transaksi, dan transparansi.

“Perusahaan CPFAK harus memenuhi berbagai persyaratan untuk menjadi PFAK, termasuk sertifikasi ISO 27001, sistem yang terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika, pegawai bersertifikat Certified Information System Security Professional (CISSP), serta terdaftar sebagai anggota bursa dan lembaga kliring berjangka,” tambah Kasan.

Menurut Kasan, persyaratan ini bertujuan untuk memberikan lapis keamanan tambahan kepada pelanggan aset kripto.

Setiap transaksi yang dilakukan di perusahaan PFAK akan tercatat di bursa untuk transparansi yang lebih baik.

Selain itu, adanya lembaga kliring dan depository akan menambah rasa nyaman dan aman bagi masyarakat dalam bertransaksi.

Sementara itu, Direktur Utama Bursa Aset Kripto (CFX), Subani, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian PINTU dan Pluang yang telah resmi menjadi PFAK.

“Ini adalah prestasi dan komitmen kedua perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Kami berharap tingkat kepercayaan masyarakat akan meningkat, dan industri aset kripto akan semakin berkembang dengan adanya dua perusahaan ini sebagai PFAK. Saat ini ada 13 CPFAK lainnya yang telah memperoleh Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) dan diharapkan segera menjadi PFAK,” ungkap Subani.

Editor

Recent Posts

Minimarket di Sumedang Dirampok, Pelaku Bersajam Melukai Kasir

SATUJABAR, SUMEDANG--Sebuah minimarket di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi sasaran aksi perampokan. Pelaku yang membawa…

1 jam ago

Indonesia International Open 2026: Atlet Biliar Indonesia Siap Mendunia

Indonesia International Open 2026 akan 29 Juni-4 Juli 2026 di PBC, Pusat Pelatihan Nasional (Puslatnas)…

2 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026: Putri KW Melaju ke 8 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

2 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Lewati 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

3 jam ago

Operasi Patuh 2026 Digelar Serentak Mulai 08 Juni, Sasar Pelanggar Lalu-Lintas

SATUJABAR, JAKARTA--Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Patuh 2026 selama dua pekan. Operasi…

3 jam ago

Kemenperin Pacu Transformasi Industri Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kerja sama internasional guna mendukung transformasi industri…

4 jam ago

This website uses cookies.