Berita

Bapenda Sumedang bidik PBB 2024 Sebesar Rp 101 miliar

SATUJABAR, BANDUNG – Bapenda Sumedang bidik PBB Rp 101 miliar, ungkap Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman.

Bapenda menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2) Tahun 2024 kepada para Kepala Desa, Camat, termasuk para wajib pajak baik individu maupun perusahaan di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Selasa (5/3).

SPPT secara simbolis diserahkan oleh Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman. Tahun 2024  pendapatan dari PBB ditargetkan Rp 101 miliar. Target pendapat ini naik dari tahun 2023 yang sebesar Rp 85 miliar.

“Untuk targetnya meningkat sangat signifikan, dari Rp 85 miliar pada tahun 2023, kami naikkan menjadi Rp 101 miliar di tahun 2024. Dengan realisasinya bisa menembus 90 persen,” katanya dikutip sumedangkab.go.id.

Pendapatan dari PBB  sangat penting karena tugas utama pemerintahan adalah mensejahterakan masyarakat.

“Agar masyarakat sejahtera maka pemerintah harus membangun. Membangun  jalan, jembatan, sekolah, kesehatan baik yang fisik maupun non fisik. Untuk membangun, selain modal sosial yang dibutuhkan adalah anggaran, sumber anggaran itu salah satunya dari PBB,” ujarnya.

APBD 2024

Menurutnya, APBD Kabupaten Sumedang tahun 2024 ini mencapai Rp 3 triliun.

Salah satu pendapatannya dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang didalamnya adalah PBB. PAD Sumedang tahun ini baru sebesar Rp 600 miliar.

“Kami sedang mendorong bagaiman PAD Sumedang bisa menembus sampai Rp 1 triliun, agar kapasitas piskalnya makin besar. Jika kapasitas piskalnya besar, maka banyak hal yang bisa dilakukan dan pembangunan bisa lebih optimal, salah satunya melalui PBB ini sebagai bagian dari PAD,” katanya.

Pj. Bupati Herman meminta kepada perwakilan kepala desa, camat dan wajib pajak untuk ikut bersama-sama menyukseskan PBB tahun 2024.

“Jika dianalogikan PBB ini seperti bunga di halaman, jadi kalau desa-desa PBB nya lunas atau realisasinya signifikan maka seperti rumah yang berbunga,” katanya.

Begitupun dengan pemerintah kabupaten, terang Herman, jika PBB-nya bisa meningkat maka pemerintah kabupaten akan mempunyai anggaran yang lebih baik untuk dikembalikan lagi ke masyarakat.

“Karena PBB itu dari masyarakat, masuk ke pemerintah dikelola dan dikembalikan lagi ke masyarakat dalam bentuk pembangunan,  pelayanan dan berbagai fasilitas untuk meningkatkan kualitas kehidupan warga masyarakat,” katanya.

Pj. Bupati juga menghimbau kepada masayarakat agar membayar PBBP2 sebelum jatuh tempo.

“Kami sudah distribusikan SPPT tahun 2024 kepada para kepala desa dan lurah. Mari  bahu-membahu untuk membayar PBB. Karena masyarakat sejahtera harus ada pembangunan, dan pembangunan agar lancar PBB nya harus masuk. Dari masyarakat, dikelola oleh pemerintah lalu dikembalikan untuk masyarakat lagi, agar kesejahteraan masyarakat meningkat. PBB alat untuk menigkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Sumedang Rohana mengatakan, target PBB tahun 2024 sebesar Rp 101. 335.000.000 dengan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak Daerah (DHKP) ditetapkan sebesar Rp 100.691.044.424 dari jumlah SPPT sebanyak 839.708 SPP P2.

Jumlah tersebut terdiri dari untuk buku 1 dan 2 yang ketetapan di bawah Rp. 500.000 yang dikelola langsung oleh kecamatan/kelurahan/desa sebanyak 829.418 SPPT dengan ketetapan sebesar Rp. 55.037.348. Untuk buku 3,4 dan 5 yang ketetapan di atas Rp.500.000 sebanyak 10.290 SPPT dengan ketetapan sebesar Rp. 45.653.387.076.

Editor

Recent Posts

Polres Cimahi Gulung Puluhan Anggota Geng Motor Aniaya dan Rampas Sepeda Motor

SATUJABAR, CIMAHI--Polres Cimahi, Jawa Barat, berhasil menggulung puluhan anggota geng motor yang terlibat dalam aksi…

52 menit ago

Benarkah Pulau Umang di Banten Dijual? Ini Penjelasan Pemerintah

Kementerian Kelautan dan Perikanan bergerak cepat menindaklanjuti isu penjualan Pulau Umang serta tidak memberikan ruang…

2 jam ago

IBL All-Star: Evolusi Inovasi yang Tak Pernah Berhenti

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesian Basketball League (IBL) kembali menegaskan posisinya sebagai liga yang progresif dan…

2 jam ago

16 Jenama Fesyen Lokal Tampil di Pop-up Store Kobe, Didukung Kemendag – KJRI Osaka

Jenama fesyen yang dihadirkan: PROSA Archive, Kain Ibu, Neu Men, Dama Kara, Aruna Creative.id, Rosita…

2 jam ago

Penyelundup Ratusan Satwa Langka Segera Diproses Hukum, Diancam 15 Tahun Penjara

SATUJABAR, JAKARTA - Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera resmi melimpahkan tersangka dan barang…

2 jam ago

Pemkot Bandung Dukung Sarimukti Jadi PSEL

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyepakati pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik…

2 jam ago

This website uses cookies.