Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sukabumi sejak Kamis (6/3) telah menyebabkan banjir dan tanah longsor di 24 kecamatan. Akibat bencana tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun longsor, sementara lima orang lainnya masih dalam pencarian. (Image: IG PMI Sukabumi)
BANDUNG – Banjir dan longsor di Sukabumi akibat hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (6/3) telah menyebabkan banjir dan tanah longsor di 24 kecamatan.
Akibat bencana tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun longsor, sementara lima orang lainnya masih dalam pencarian. Sebanyak 146 kepala keluarga (KK) atau 304 jiwa terpaksa mengungsi, sementara 149 KK atau 264 jiwa lainnya terdampak langsung oleh bencana ini.
Dikutip dari akun resmi PMI Sukabumi, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Forkopimcam, dan pemerintah daerah setempat untuk melakukan evakuasi warga dan membuka akses jalan yang tertutup oleh material longsor.
PMI juga menyiagakan sejumlah personel dan armada, termasuk satu unit kendaraan rescue double cabin, satu unit ambulans, dan satu mobil tangki air untuk mendukung mobilisasi di lokasi terdampak. Para petugas yang diterjunkan dilengkapi dengan perlengkapan pertolongan pertama untuk memberikan bantuan kepada korban.
Saat ini, PMI bersama tim gabungan terus melanjutkan upaya penanganan bencana, termasuk melakukan asesmen lanjutan dan pembersihan material longsor serta lumpur akibat banjir. PMI berkomitmen untuk terus memantau situasi dan memberikan informasi terkini terkait perkembangan penanganan bencana ini.
Bencana ini menambah derita bagi warga yang terdampak, dan upaya penyelamatan serta pemulihan terus dilakukan dengan koordinasi antarinstansi terkait.
PAPUA BARAT – Helikopter water bombing dikerahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat upaya…
JAKARTA – Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya…
JAKARTA - Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menilai ajang lari Merdeka Run 2026 yang…
JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengambil langkah tegas dengan menyegel saluran…
BIMA - Kementerian Kehutanan melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah…
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dipusatkan di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Jumat (28/8/2026)…
This website uses cookies.