Berita

Arus Balik H+4 Lebaran di Jalur Gentong Tasikmalaya Masih Dipadati Kendaraan

SATUJABAR, TASIKMALAYA–Arus balik memasuki H+4 Lebaran, masih memadati jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Antrian kendaraan arah Tasiknalaya menuju Bandung masih memadati jalur Gentong, padahal sudah masuk hari pertama kerja.

Meski tidak sepadat H+3, jalur Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, masih dipadati arus balik, memasuki H+4 Lebaran 2026, Rabu (25/03/2026). Antrean kendaraan masih terjadi sejak pagi hinga siang hari, di jalur arteri yang berada di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota.

Antrean kendaraan terjadi di tiga titik trouble spot jalur Gentong, yakni di Simpang Empat Panyusuhan, Simpang Tiga Sukamantri, serta Simpang Tiga Pamoyanan. Antrean di tiga titik tersebut, juga dipicu oleh ramainya keluar-masuk kendaraan di persimpangan

Antrean kendaraan juga terjadi di sepanjang Lingkar Gentong hingga menuju tanjakan Gentong atas. Antrean dipicu penyempitan atau bottle neck, tiga lajur kendaraan di Lingkar Gentong menyempit menjadi satu lajur, menuju tanjakan Gentong atas.

Pihak kepolisian yang bersiaga masih terus melakukan pengaturan di hari terakhir Operasi Ketupat Lodaya 2026. Operasi resmi berakhir pada Rabu, hari ini.

“Operasi (Operasi Ketupat Lodaya 2026) resmi berakhir, tanggal 25 Maret. Namun, dari tanggal 26 hingga 28 Maret, kami akan melaksanakan KRYD (kegiatan rutin yang ditingkatkan), dengan fokus mengantisipasi pergerakan wisatawan dan pemudik yang baru akan kembali saat masa libur sekolah berakhir, Senin mendatang,” ujar Kasatlantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan.

Riki menyebutkan, puncak arus balik di jalur Gentong Tasikmalaya sudah terlewati, yakni pada Senin (23/03/2026), dan Selasa (24/03/2026). Meski demikian, pihak kepolisian tetap bersiaga di lapangan.

Riki mengatakan, jalur Gentong sempat mengalami kemacetan parah pada Selasa (24/03/2026) malam. Antrean kendaraan terjadi dari kedua arah, baik arah Tasikmalaya menuju Bandung, dari Gentong hingga ke flyover Rajapolah, maupun arah dari Bandung menuju Tasikmalaya, antrean terjadi hingga Malangbong, Kabupaten Garut.

Kemacetan dipicu adanya bus yang mogok di sekitar Wage Gentong, atau beberapa ratus meter sebelum Lingkar Gentong. Bus yang mogok di badan jalan ini, memaksa polisi memberlalukan buka tutup arus kendaraan, sehingga menimbulkan antrean panjang kendaraan.

Kepadatan arus kendaraan diperparah dengan penerapan kebijakan sistem one-way, satu arah Nasional di jalur tol dari Semarang menuju Karawang. Akibatnya, beban kendaraan di jalur arteri Selatan meningkat drastis.

Kepadatan arus balik Lebaran memasuki H+4, Rabu, masih terjadi di jalur Gentong, meski sudah memasuki hari pertama kerja setelah libur panjang. Banyak pemudik yang menunda kepulangannya berlebaran di kampung halaman, karena sekolah masih libur.

Editor

Recent Posts

Harga Emas Batangan Antam Rabu 25/3/2026 Rp 2.850.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Rabu 25/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…

24 menit ago

Korban Mobil Elf Terguling di Majalengka 6 Tewas, Pemprov Jabar Beri Santunan

SATUJABAR, MAJALENGKA--Korban tewas kecelakaan maut mobil elf terguling di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menjadi enam…

4 jam ago

Klub Liverpool Resmi Umumkan Salah Mundur, Ini Deretan Prestasi Salah Bersama Si Merah

SATUJABAR, BANDUNG - Kabar mengejutkan datang dari klub raksasa Inggris, Liverpool FC. Penyerang andalan mereka,…

8 jam ago

Bikin Mewek! Mohamed Salah Umumkan Mundur dari Liverpool Akhir Musim Ini

SATUJABAR, BANDUNG – Sungguh menyedihkan! Akhirnya legenda Liverpool itu benar-benar akan meninggalkan Liverpool pada akhir…

8 jam ago

Tiang PJU Roboh di Taman Pramuka Kota Bandung, Diduga Terseret Bus

SATUJABAR, BANDUNG - Penanganan cepat dilakukan petugas gabungan setelah sejumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) roboh…

9 jam ago

Taman Sebagai Penyangga Pariwisata di Saat Hari Raya di Kota Bandung

SATUJABAR, BANDUNG - Sejumlah taman kota di Kota Bandung terpantau dalam kondisi bersih dan terkendali…

9 jam ago

This website uses cookies.