Berita

Anggaran Pemerintah Lebih Diperketat, Fokus Program Produktif dan Berdampak Langsung

SATUJABAR, JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat pengelolaan keuangan negara melalui langkah strategis berupa prioritisasi dan refocusing serta efisiensi belanja kementerian dan lembaga. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan efektivitas belanja negara agar lebih produktif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Pengalihan anggaran dilakukan dari belanja yang kurang prioritas seperti perjalanan dinas, rapat, belanja nonoperasional, dan kegiatan seremonial. Ini menuju belanja yang lebih produktif dan berdampak langsung kepada masyarakat termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatra,” ujar Airlangga dalam keterangannya di Seoul, Republik Korea, Selasa (31/03/2026).

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa pemerintah juga terus mendorong percepatan realisasi belanja kementerian dan lembaga, disertai penajaman melalui optimalisasi penggunaan anggaran.

“Potensi prioritisasi dan refocusing anggaran kementerian dan lembaga ini dalam range Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga menyampaikan bahwa pemerintah turut mengoptimalkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program ini diarahkan pada penyediaan makanan segar selama lima hari dalam satu minggu.

“Program ini diarahkan untuk penyediaan makanan segar selama 5 hari dalam seminggu dan tetap memperhatikan pengecualian seperti untuk asrama, daerah 3T, dan daerah yang dengan tingkat stunting tinggi,” ungkap Airlangga.

Airlangga menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi ini diproyeksikan menghasilkan potensi penghematan hingga Rp20 triliun. Pemerintah terus memastikan setiap kebijakan yang diambil mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah dinamika global.

“Keseluruhan kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi struktural menuju ekonomi yang lebih efisien, produktif, dan berdaya tahan,” pungkas Airlangga.

Editor

Recent Posts

Wakil Bupati Sukabumi Dorong Petani Naik Kelas

SATUJABAR, SUKABUMI - Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengajak para petani untuk terus meningkatkan kapasitas serta…

1 jam ago

Polda Jabar Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YT

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menggelar rekonstruksi kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YT, wanita berusia 29…

1 jam ago

SD Di Kota Bandung Ini Usianya Sudah 142 Tahun

Adalah SD Negeri 001 Merdeka yang di waktu jam pelajaran terlihat riuh oleh siswa sekolah.…

1 jam ago

Pemerintah Tetapkan Status Ojol Sebagai UMKM

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa mulai…

1 jam ago

Kerugian Akibat Scam di Indonesia Rp 7,5 Triliun

Kerugian akibat scam di Indonesia meningkat dengan kerugian yang mencapai sekitar 7,5 triliun rupiah dari…

2 jam ago

Asian Games 2026: Indonesia Targetkan 4 Emas

Asian Games 2026 atau edisi 20 ini berlangsung 19 September sampai 4 Oktober 2026 di…

3 jam ago

This website uses cookies.