Ilustrasi kekerasan terhadap anak.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, BANDUNG–Viral di media sosial, rekaman video aksi penganiayaan terhadap anak berusia lima tahun oleh ayah kandungnya sendiri di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Polisi bergerak cepat dengan mengamankan pelaku.
Aksi penganiayaan terhadap anak berusia lima tahun oleh ayah kandungnya sendiri, yang viral di media sosial, terjadi di wilayah Kacamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Polisi bergerak cepat dengan mengamankan pelaku, setelah rekaman video tindak kekerasan di dalam rumah tangga (KDRT) tersebut, beredar luas.
“Ya benar, kami sudah terima informasinya. Terduga pelaku (penganiayaan) saat ini sudah kami amankan,” ujar Kapolres Cimahi, AKBP M. Faruk Rozi, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (30/07/2026).
Faruk memastikan, terduga pelaku merupakan ayah kandung korban. Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Cimahi masih melakukan pemeriksaan intensif.
“Saat ini terduga pelaku yang merupakan ayah kandung, masih diperiksa, untuk memastikan motifnya. Perkembangannya nanti akan kami sampaikan,” kata Faruk.
Rekaman video tindak kekerasan ayah kandung terhadap anak laki-laki yang masih belia, memantik kemarahan dan kecaman warganet. Korban dianiaya orang yang seharusnya melindungi dan menyayanginya.
Kondisi korban dilaporkan mengalami luka-luka hingga harus mendapatkan perawatan. Korban juga mengalami trauma psikis atas tindakan kekerasan yang dilakukan ayahnya.
SATUJABAR, BANDUNG – Legok Nangka yang menjadi lokasi Pengolah Sampah Energi Listrik (PSEL) akan mampu…
SATUJABAR, TAIPEI – Taipei Open 2026 atau YONEX Taipei Open 2026 digelar 28 Juli hingga…
SATUJABAR, BATANG - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)…
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Jum’at 31/7/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang…
NYON — UEFA bersama 55 asosiasi anggotanya secara bulat menolak keras rencana FIFA untuk menjual…
SATUJABAR, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku…
This website uses cookies.