Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurullah Adi Putra bersama jajarannya kembali bersiaga di jalur saat gelombang kedua arus balik akhir pekan, Sabtu dan Minggu.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, BANDUNG–Akhir pekan, Sabtu (28/03/2026) dan Minggu (29/03/2026) diprediksi sebagai gelombang kedua arus balik Lebaran dan arus wisata. Polres Cimahi, Jawa Barat, bersiaga di jalur arus balik dan jalur wisata Lembang, mengantisipasi terjadinya kepadatan kendaraan.
Menurut Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurullah Adi Putra, pada akhir pekan Sabtu (28/03/2026) dan Minggu (29/03/2026), menjadi gelombang kedua arus balik Lebaran dan arus wisata. Pemudik akan memadati jalur arus balik dari kampung halamannya untuk kembali beraktivitas, begitupun wisatawan di jalur wisata menuju Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
“Ya, kita prediksi akhir pekan, Sabtu dan Minggu ini, jalur arus balik akan dipadati pemudik kembali dari kampung halamannya. Wisatawan akan ramai lagi menuju kawasan wisata Lembang,” ujar Niko, dalam keterangannya.
Niko mengatakan, meski momen libur Lebaran sudah terlewati, tapi sekolah masih libur dan sebagian pegawai WFA (Work From Anywhere). Mengantisipasi kepadatan kendaraan di jalur arus balik dan wisata, Polres Cimahi tetap bersiaga di lapangan.
“Arus balik pemudik pada gelombang kedua, diprediksi akan mulai terjadi hingga Sabtu malam. Pada hari yang sama, pergerakan arus wisatawan juga ramai, bukan saja datang dari Bandung Raya, tapi juga dari luar kota Bandung,” jelas Niko.
Niko menambahkan, arus wisatawan tidak hanya di Lembang dan Bandung Selatan, wisata Pantai Pangandaran dan Jawa Tengah juga masih ramai, sehingga mereka kembali ke daerahnya dalam waktu bersamaan di akhir pekan. Polres Cimahi tetap bersiaga di lapangan, hingga arus balik selesai hari Minggu.
Beberapa skema pengaturan arus balik dan wisatawan, akan diterapkan. Sistem buka tutup di Jalan Tol Rest Area KM 125, pembuangan kendaraan ke Gerbang Tol Cikamuning, hingga sistem one-way, atau satu arah, di jalur wisata menuju Lembang, dan sebaliknya menuju Kota Bandung.
“Penerapan skema pengaturas lalu-lintas, diberlalukan situasional. Sejauh ini, rest area masih lengang bisa menampung kendaraan, begitupun di jalur wisata. Peningkatan volume sudah terasa, tapi puncaknya akan terjadi Sabtu besok dan Minggu,” ungkap Niko.
Di kawasan wisata Lembang, personel sudah disiagakan mengatur kelancaran arus lalu-lintas. Rekayasa pengaturan arus lalu-lintas sebagai cara bertindak, penerapan sistem one-way sepenggal.
“Anggota all-out kembali bersiaga di jalur Lembang dan jalur arus balik di Tol Purbaleunyi. Bersiaga dengan cara bertindak penerapan rekayasa pengaturan lalu-lintas mengawal perjalanan para pemudik dan wisatawan aman dan lancar sampai ke rumahnya, untuk bisa kembali beraktivitas,” tutup Niko.
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Jum’at 27/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…
SATUJABAR, INDRAMAYU - Indramayu, yang bertetangga dengan Cirebon, memiliki kekayaan kuliner yang sangat dipengaruhi oleh…
SATUJABAR, BANDUNG - Cirebon memiliki kekayaan kuliner yang sangat khas dengan perpaduan budaya Jawa, Sunda,…
SATUJABAR, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghimpun kejadian bencana yang terjadi di berbagai…
SATUJABAR, GARUT - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin memastikan distribusi Elpiji dan BBM sampai ke…
SATUJABAR, BANDUNG - Duka mendalam menyelimuti Kebun Binatang Bandung setelah dua anak harimau Benggala dilaporkan…
This website uses cookies.