Minibus Grand Max terjun ke aliran kolam setelah 'adu banteng' dengan truk colt diesel di Jalan Raya Nasional Tasikmalaya-Bandung (Foto:Istimewa).
SATUJABAR, TASIKMALAYA–Peristiwa kecelakaan mengakibatkan empat orang tewas, terjadi di Jalan Raya Nasional Tasikmalaya-Bandung, Jawa Barat. Dua kendaraan, truk colt diesel dan minibus Grand Max terlibat ‘adu’ banteng’ hingga terpental dan terjun ke aliran kolam.
Tabrakan maut, truk colt diesel dan minibus Grand Max terlibat ‘adu banteng’, terjadi di Jalan Raya Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (17/08/2026) siang Benturan sangat keras membuat kedua kendaraan terguling, bahkan minibus Grand Max terjun ke aliran kolam milik warga.
Tabrakan maut mengakibatkan empat orang tewas di lokasi kejadian, dan dua lainnya luka-luka menjalani perawatan di rumah sakit. Tabrakan terjadi di Jalur Nasional Tasikmalaya-Bandung, dari arah berlawanan.
Menurut Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Devi Budi Radiansyah, keempat korban tewas merupakan penumpang minibus Grand Max. Para korban masih kerabat dalam satu keluarga.
“Benar, telah terjadi kecelakaan menelan korban jiwa, pada Senin siang, 17 Agustus 2026, sekitar pukul 13.30 WIB. Kecelakaan tabrakan truk colt diesel dan mobil Grand Max dari arah Bandung dan arah Tasikmalaya, empat orang meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara), dan dua dirawat di rumah sakit,” ujar Devi kepada wartawan, Selasa (18/08/2026).
Devi mengatakan, Unit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan. Penyebabnya belum bisa dipastikan, karena faktor kelalaian pengemudi, kondisi kendaraan tidak memadai, atau faktor lain.
Keempat korban tewas, yakni bernama Rasidi, berusia 52 tahun, bersama istrinya, Rastri, 50 tahun, Nurlaelah, 50 tahun, serta Andri Rustandi, 12 tahun, anak Nurlaelah.
Devi mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi warga di lokasi kejadian, awalnya mendengar benturan sangat keras di jalan raya depan rumahnya. Warga berusaha mengevakuasi korban tabraman tergeletak di jalan raya, dan dari dalam mobil Grand Max, yang terjun ke aliran kolam.
“Korban ada yang tergeletak di jalan raya, dari truk terbalik. Lalu, ada korban dibdalam mobil Grand Max yang terperosok ke kolam, berusaha dievakuasi warga,” ungkap Devi.
Saat tabrakan terjadi, kondisi jalan sepi. Kedua kendaraan yang terlibat ‘adu banteng’ melaju dalam kecepatan tinggi hingga terpental, akibat benturan sangat keras.
SUMEDANG – Pawai Pembangunan Tingkat Kabupaten Sumedang digelar pada Selasa 18 Agustus 2026 di Alun-alun…
SATUJABAR, SUKABUMI--Gegara senggolan saat menonton konser musik reggae, dua orang pemuda di Kabupaten Sukabumi, Jawa…
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga 18 Agustus 2026 pukul 05.00…
JAKARTA — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah perairan Nias Selatan, Sumatera Utara, pada…
PALEMBANG - Di tengah perjuangan mengendalikan api dan sebaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla), semangat…
PALEMBANG – Sungguh menggembirakan. Pada moment Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,…
This website uses cookies.