Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, BANDUNG–Sejumlah penonton konser musik di Kota Bandung, harus kehilangan sepeda motornya di area parkir resmi. Tidak tanggung-tangung, dalam dua hari konser digelar, dilaporkan sebanyak tujuh sepeda motor milik penonton raib.
Konser musik digelar selama dua hari, pada Sabtu (30/05/2026) dan Minggu (31/05/2026), di kawasan Tritan Point, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung. Area konser dilengkapi area parkir resmi bertiket.
Selama dua hari konser berlangsung, pihak kepolisian menerima laporan penonton harus kehilangan sepeda motornya di area parkir resmi tersebut. Tidak tanggung-tanggung, tujuh unit sepeda motor raib dari area parkir.
Menurut Kapolsek Panyileukan, AKP Bambang Haryono, ketujuh unit sepeda motor milik penonton, masing-masing tiga sepeda motor hilang pada Sabtu, dan empat sepeda motor, Minggu. Semuanya hilang di area parkir resmi di area konser musik.
“Kami terima laporan kehilangan sepeda motor di area konser musik di wilayah hukum Polsek Panyileukan, Sabtu, tiga sepeda motor, dan hari terakhir, Minggu, empat sepeda motor. Semua hilang di area parkir,” ujar Bambang, dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (02/06/2026).
Bambang mengatakan, tujuh sepeda motor hilang di di area parkir lokasi konser. Sedangkan, sepeda motor yang diparkir di luar area konser, tidak ada laporan hilang. Í
“Area parkir tempat sepeda motor milik penonton dilaporlan hilang, bertiket resmi dari pengelola parkir. Sepeda motor hilang diduga dicuri saat konser musik sedang berlangsung,” jelas Bambang.
Konser yang menampilkan sejumlah musisi nasional menarik ribuan orang penonton datang. Pada hari pertama, jumlah penonton mencapai lebih dari 5.000 orang, dan hari kedua sebanyaķ 7.000 orang.
Bambang menegaskan, pihaknya telah memberikan pengamanan maksimal. Bahkan, petugas di lapangan jugqa sempat mengamankan banyak sepeda motor dalam kondisi tidak terkunci, dan kuncinya tertinggal masih menempel.
“Kami telah memberikan pengamanan maksimal, dengan melakukan pengawasan dan patroli, sejak open gate pukul 15.00 WIB. Banyak kendaraan kami amankan karena dalam posisi tidak dikunci dan kunci tertinggal mas8h menempel di sepeda motor,” ungkap Bambang
Bambang menduga, aksi pencurian sepeda motor terjadi malam hari, karena kurangnya pengawasan dari pengelola parkir. Hasil evaluasi, jumlah petugas parkir tidak sebanding dengan volume kendaraan.
Minimnya lampu penerangan di area parkir, juga memberikan pelaku pencurian leluasa menjalankan aksi kejahatannya. Keberadaan kamera pengawas, CCTV, juga hanya terpasang di sekitar area konser, tidak ada sampai menjangkau ke seluruh lokasi.
Para korban kehilangan sepeda motornya, diperkirakan dalam rentang waktu cukup panjang, pukul 18.00 WIB hingga acara berakhir, pukul 23.00 WIB. Unit Reskrim Polsek Panyileukan bersama Satreskrim Polrestabes Bandung, masih melakukan penyelidikan untuk bisa mengungkap pelaku.
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Selasa 2/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang…
SATUJABAR, BOGOR--Kasus penganiayaan sesama asisten rumah tangga (ART) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berhasil diungkap…
This website uses cookies.