Berita

6 Pembobol Tempat Gadai di Bandung Ditangkap, 67 HP dan 5 Laptop Disita

SATUJABAR, BANDUNG–Polisi berhasil mengungkap aksi pencurian di tempat gadai di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Enam pelaku ditangkap, berikut menyita barang bukti 67 unit handphone dan lima laptop.

Penangkapan terhadap enam pelaku pencurian di tempat gadai Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Jalan Cilampeni, Kabupaten Bandung, dilakukan Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung. Keenam pelaku, masing-masing bernama Tedi, 39 tahun, Alan, 39 tahun, Gilang, 25 tahun, Ridwan, 26 tahun, Asep, 25 tahun, serta Supriyono, 31 tahun.

Aksi pencurian di tempat gadai KSP, dengan cara membobol gembok pintu, terjadi Jum’at (26/09/2025) dinihari, sekitar pukul 02.00 WIB. Tempat gadai telah disatroni kawanan maling baru diketahui pagi harinya oleh karyawan saat akan berkerja.

“Pengungkapan kasus pencurian ini, berawal dari ditangkapnya salah satu pelaku hasil proses penyelidikan. Pelaku bernama Ridwan berhasil ditangkap Tim Satreskrim di lokasi Pasar Caringin, Kota Bandung, Senin 06 Oktober 2025 lalu,” ujar Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono, dalam keterangan pers di Markas Polresta (Mapolresta) Bandung, Rabu (15/10/2025).

Aldi menjelaskan, dari penangkapan Ridwan, kemudian terungkap nama-nama lima pelaku lain. Tim Satreskrim langsung bergerak dan berhasil melakukan penangkapan di sejumlah tempat, termasuk di Lampung.

“Tiga pelaku lain yang bersama-sama melakukan aksi pencurian, yakni Tedi, Alan, dan Gilang. Sedangkan pelaku bernama Asep sebagai penadah, termasuk Supriyono yang ditangkap di Lampung sebagai pembeli barang-barang hasil curian,” jelas Aldi.

Saat mengamankan empat pelaku pencurian, disita empat unit handphone dan dua sepeda motor yang digunakan saat beraksi. Sisa barang hasil curian disita dari penangkapan terhadap Supriyono di daerah Lampung.

“Total barang-barang hasil curian pelaku yang berhasil kami sita, 67 unit handphone berbagai merek dan lima laptop senilai Rp.153 juta. Barang hasil curian yang disita dari tangan Supriyono dijual pelaku seharga Rp.35 juta,” ungkap Aldi.

Sebelumnya, para pelaku juga telah melakukan aksi serupa di toko kelontongan dan berhasil menggasak 500 bungkus rokok, serta membobol rumah kontrakan di wilayah Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Para pelaku pencurian dijerat Pasal 363 Ayat 2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana maksimal sembilan tahun kurungan penjara. Sementara penadahnya dijerat Pasal 480 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana empat tahun kurungan penjara.

Editor

Recent Posts

Tim Hisab: Posisi Hilal Belum Penuhi Kriteria, 1 Syawal Sabtu 21 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Agama menyampaikan bahwa posisi hilal awal Syawal 1447 H, secara hisab,…

1 jam ago

Kemenhub Lepas Pemudik Disabilitas

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perhubungan melepas keberangkatan peserta Mudik Gratis Ramah Anak dan Disabilitas Tahun…

2 jam ago

Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Idulfitri 1447, Ini Daftar Pantau Hilal di Pelosok

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah pada…

4 jam ago

Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jum’at 20 Maret 2026

SATUJABAR, RIYADH – Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi secara resmi mengumumkan bahwa hari pertama Hari…

4 jam ago

KAI Wisata Komit Lancarkan Angkutan Lebaran 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) melalui layanan Tour & MICE turut…

5 jam ago

Puncak Arus Mudik H-3, 94 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

SATUJABAR, BANDUNG--Puncak arus mudik Lebaran 2026 dari Jabotabek ke Jawa Barat, terjadi H-3 Lebaran, Rabu…

7 jam ago

This website uses cookies.