Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, BANDUNG–Polda Jawa Barat mencatat 1,6 juta lebih kendaraan melintas wilayah Jawa Barat selama pelaksanaa
n Operasi Ketupat Lodaya 2026. Jumlah tersebut, selama pengamanan arus mudik Lebaran, puncaknya dalam sehari mencapai 270 ribu kendaraan.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan mengatakan, selama pengamanan arus mudik Lebaran 2026, total volume kendaraan keluar Jakarta masuk wilayah Jawa Barat mencapai 1.692.528 kendaraan, atau 48 persen dari total proyeksi. Saat puncak arus mudik, jumlah kendaraan melintas sebanyak 270.315 kendaraan dalam sehari, atau meningkat 4,62 persen dari arus mudik tahun 2025.
Optimalisasi rekayasa lalu-lintas turut berkontribusi terhadap kelancaran arus mudik. Penerapan contra flow dilakukan sebanyak 22 kali, pengalihan arus 60 kali, ditambah pemberlakuan sistem one-way, atau sisten satu arah baik nasional maupun lokal,” kata Rudi dalam keterangan resmi, Senin (23/03/2026).
Rudi mengungkapkan, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 saat arus mudik di wilayah Jawa Barat, menunjukkan hasil sangat positif. Berdasarkan rekapitulasi data periode 13 hingga 19 Maret 2026, berbagai indikator utama, mulai dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kecelakaan lalu lintas, hingga kepadatan arus kendaraan mengalami perbaikan yang signifikan.
Sejumlah gangguan kamtibmas mengalami penurunan signifikan, sebesar 94,71 persen. Hanya saja angka kejahatan tercatat naim sebesar 35,11 persen, namun secara umum situasi aman terkendali.
Pelanggaran lalu-lintas turun drastis hingga mencapai 99,18 persen. Sektor lalu-lintas mengakami tren positif, terlihat dari angka kecelakaan, turun sebesar 3,23 persen, dengan jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan 24,61 persen, korban luka berat 4,55 persen, hanya saja korban luka ringan mengalami kenaikan sebesar 7,95 persen.
Rudi menegaskan, capaian yang diraih tersebut, merupskan hasil kerja kolaboratif lintas sektor. Pencapaian selama arus mudik Lebaran 2026.
“Data menunjukkan, pelaksanaan Operasi Ketupat saat arus mudik Lebaran 2026, berjalan efektif. Penurunan signifikan pada angka pelanggaran dan kecelakaan lalu-lintas menjadi indikator, bagaimana strategi pengamanan dan rekayasa lalu-lintas berjalan optimal,” tegas Rudi
Rudi menambahkan, keberhasilan yang dicapai tidak lepas dari sinergi kepolisian, pemerintah daerah (pemda), serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat. Kolaborasi dan koordinasi yang solid pihak kepolisian, instansi terkait, kepatuhan dan peran serta masyarakat menjadi kunci suksesnya pengamanan arus mudik 2026 di wilayah Jawa Barat.
Dari berbagai capaian yang diraih, Polda Jawa Barat menilai arus mudik Lebaran 2026, dikategorikan sukses. Sukses dari sisi keamanan maupun kelancaran lalu-lintas selama arus mudik.
SATUJABAR, BANDUNG--Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terbagi dalam dua gelombang. Puncak arus balik pertama…
Ini mungkit otlet pangkas rambut yang unik di Kota Bandung. Di tengah menjamurnya barbershop di…
SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menurunkan sebanyak 640 personel untuk memberisihkan 108 titik yang…
SATUJABAR, BANDUNG - Pada H+1 Hari Raya Idulfitri 1447 H, aktivitas wisata di Kota Bandung…
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Senin 23/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…
SATUJABAR, MADRID – Pasukan Los Galacticos mampu bangkit di babak kedua pada laga lanjutan La…
This website uses cookies.