Berita

12 Remaja Pesta Miras dan Bawa Sajam Dicokok Polisi Majalengka

Saat penggerebekan, petugas menemukan adanya remaja perempuan di lokasi dan mereka langsung diamankan.

SATUJABAR, MAJALENGKA — Sebanyak 12 remaja di Majalengka menggelar pesta miras sambil membawa senjata tajam (sajam). Beruntung, sebelum mereka melakukan aksi kejahatan, belasan remaja tanggung itu ditangkap polisi dan Satpol PP Kabupaten Majalengka, saat sedang pesta minuman keras alias miras.

Polisi bertindak bersama-sama dengan Satpol PP Kabupaten Majalengka saat menggerebek sebuah tempat indekos di Kelurahan Cicurug, Kecamatan/Kabupaten Majalengka,” kata Kapolsek Majalengka Kota, AKP Iwan Sutari.

Penggerebekan dilakuan pada Minggu (8/12/2024) dini hari. Saat penggerebekan, petugas menemukan adanya remaja perempuan di lokasi. Mereka langsung diamankan.

Tercatat dalam laporan kepolisian bahwa terdapat total 12 orang remaja yang ditangkap saat penggerebekan tersebut. Polisi juga mengamankan barang bukti senjata tajam dari hasil penggerebekan tersebut. Sajam tersebut jenis pedang samurai.

Sebelumnya, komplotan remaja yang masih berstatus pelajar ini sudah sering membuat warga sekitar resah. Warga kesal dengan ulah para remaja tersebut sehingga saat digelandang petugas, para remaja yang mengatasnamakan geng Night Boy (NB) itu nyaris diamuk massa.

Kapolsek Majalengka Kota, AKP Iwan Sutari, mengatakan penangkapan tersebut bermula sekitar pukul 02.10 WIB. Ketika itu ada warga setempat yang melaporkan kegiatan sekelompok orang yang tengah berkumpul sambil mengonsumsi minuman beralkohol dan menyebabkan keresahan.

Menanggapi laporan tersebut, tim gabungan dari Polsek Majalengka Kota dan Sat Sabhara Polres Majalengka, serta Satpol PP Kabupaten Majalengka, segera bergerak menuju lokasi dan mengamankan para pelaku.

“Petugas menemukan sejumlah miras dan senjata tajam jenis samurai di kos-kosan tersebut dan langsung disita. Setelah kami amankan, mereka dibawa ke Polres Majalengka untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto mengapresiasi, respons cepat tim gabungan yang berhasil mencegah terjadinya hal-hal yang lebih meresahkan masyarakat. “Keamanan masyarakat adalah prioritas utama kami. Kami akan terus berupaya untuk memastikan tidak ada kelompok yang dapat meresahkan warga. Semua pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya. (yul)

Editor

Recent Posts

Car Free Day Tegar Beriman Dorong Kinerja UMKM

CIBINONG – Car Free Day (CFD) Tegar Beriman tidak hanya menjadi ruang publik untuk berolahraga…

7 jam ago

Kemkomdigi: Operator Dilarang Hapus Sisa Kuota Internet!

JAKARTA - Pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan bagi operator menghilangkan sisa kuota internet pelanggan yang telah…

11 jam ago

Kejadian Bencana Terdata BNPB Per Sabtu 29 Agustus 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia…

11 jam ago

Desa Wisata Bogor, Gunung Malang & Tugu Utara Unggulan Jabar

Desa Wisata Bogor yakbi Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara masuk Top 15 Desa/Kampung…

12 jam ago

Menpar Widiyanti Temui Ekosistem Pariwisata Labuan Bajo

LABUAN BAJO - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri menggelar pertemuan dengan Pemerintah Daerah Manggarai Barat…

12 jam ago

Merdeka Run 2025: 12 Ribu Peserta Semarakkan Jakarta

JAKARTA - Ribuan pelari memadati kawasan jalan di depan Istana Merdeka, Jakarta, sejak Sabtu pagi…

12 jam ago

This website uses cookies.