Berita

Cimahi Usung Visi Kota Campernik

SATUJABAR, BANDUNG – Cimahi usung Visi Campernik Kota Maju, Unggul, dan Berkelanjutan untuk pembangunan 20 tahun ke depan.

Cimahi Campernik berarti kota yang aman yang secara historis dikenal sebagai kota pendidikan militer dan selanjutnya berkembang menjadi  kota yang memiliki aktivitas ekonomi.

“Terutama pada sektor industri pengolahan  dan  jasa perdagangan. Dengan posisi strategisnya sebagai kota inti kawasan metropolitan cekungan bandung serta memiliki keunikan dengan potensi unggulannya yang berbasis kreativitas dan teknologi digital terus bergerak,” kata Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi dalam Musrenbang di Aula Utama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi, Kamis (7/3/2024) dilansir cimahikota.go.id.

Sedangkan Kota Cimahi dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2023-2026 Pemkot Cimahi memiliki visi ‘Cimahi Kota Cerdas’.

RPJMD

Visi tersebut merupakan visi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cimahi tahun 2005-2025.

Misi pertama, jelas Dicky, mewujudkan kualitas kehidupan masyarakat berakhlak mulia, berbudaya, menerapkan ilmu dan teknologi, memiliki jejaring sosial, produktif dan unggul.

Kedua, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Ketiga, meningkatkan perekonomian yang berdaya saing serta berbasis inovasi daerah. Keempat, mewujudkan keserasian pembangunan yang berkeadilan. Kelima, mewujudkan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Kemudian tema pembangunan Kota Cimahi yang akan diusung dalam RKPD Kota Cimahi tahun 2025 adalah ‘Perwujudan Stabilitas Perekonomian dan Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia’.

Tema ini diangkat dalam rangka mewujudkan kondisi perekonomian Kota Cimahi yang tercermin dengan indikator makro ekonomi daerah dalam kondisi stabil.

“Serta mewujudkan daya saing sumber daya manusia dengan meningkatnya indeks pendidikan dan kesehatan, serta berkurangnya tingkat pengangguran terbuka,” ucap dia.

Lebih lanjut Dicky berharap lewat Musrenbang yang merupakan puncak dari rangkaian proses perencanaan pembangunan partisipatif.

Dimulai dari kegiatan pelatihan kader perencana, kegiatan rembug RW, FGD dan Musrenbang di tingkat kelurahan, tingkat kecamatan, forum perangkat daerah, serta hasil diskusi setiap bidang pembangunan yang telah disepakati bersama, dan ditandatangani pada Musrenbang di Tingkat Kota.

“Saya berharap agar agenda ini tidak sekadar agenda rutin sebagai pemenuhan regulasi, tapi benar-benar dilaksanakan untuk menghasilkan kebijakan perencanaan pembangunan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Dicky.

Editor

Recent Posts

Kasus Perampokan di Bogor, 2 Mayat Korban WNA Asal Pakistan Ditemukan di Kabupaten Bandung Barat

SATUJABAR, BANDUNG--Polisi menemukan dua mayat laki-laki dan perempuan di dalam mobil terpakir di halaman rumah…

3 jam ago

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia dan Negara Lain, Ini Respon Pemerintah

SATUJABAR, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi melalui Saudi Food and Drug Authority (SFDA) menetapkan larangan…

3 jam ago

Sambut Momen Idulfitri 1447 H, bank bjb Optimalkan Layanan Kantor dan Digital Banking di Seluruh Wilayah

BANDUNG - Menyambut momen Idulfitri 1447 Hijriah, bank bjb memastikan kesiapan penuh dalam mendukung kebutuhan…

3 jam ago

Timnas U-20: Nova Panggil 28 Pemain Masuk TC

SATUJABAR, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto memanggil 28 pemain untuk mengikuti pemusatan…

4 jam ago

Pria Paruh Baya di Cianjur Tewas Dianiaya Tetangga Perkara Nyuri 2 Labu Siam

SATUJABAR, CIANJUR--Hanya perkara dua buah labu siam yang diambilnya tanpa izin, seorang pria paruh baya…

4 jam ago

Berstatus PMDN, Polytama Kedepankan Compliance Regulasi dan Manfaat bagi Masyarakat

SATUJABAR, INDRAMAYU - PT Polytama Propindo, produsen resin polipropilena terkemuka di Indonesia, sebagai perusahaan Penanaman…

6 jam ago

This website uses cookies.